Saat Kecelakaan Kerja, Pengawas Proyek Rusunawa Pasar Rumput Datang Terlambat

Kompas.com - 02/04/2018, 23:07 WIB
Rusunawa Pasar Rumput, lokasi tewasnya Tarminah karena tertimpa besi hollow sepanjang 3 meter, Senin (19/3/2018).KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Rusunawa Pasar Rumput, lokasi tewasnya Tarminah karena tertimpa besi hollow sepanjang 3 meter, Senin (19/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pekerja ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan kerja proyek Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

Menurut keterangan polisi, pengawas proyek tersebut datang terlambat saat kecelakaan terjadi. 

"Kalau di Jakarta ini, kan, kemungkinan terlambat bisa saja terjadi, namanya situasi lalu lintas," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar, Senin (2/4/2018).

Baca juga: 2 Pekerja Jadi Tersangka Kecelakaan Kerja di Rusunawa Pasar Rumput


Ia mengatakan, sesuai SOP, pengerjaan proyek baru dapat dimulai setelah pengawas proyek tiba.

"Intinya kalau pengawasnya belum datang, ya jangan dikerjain dulu (proyek). Kan pengawasnya waktu itu belum datang, seharusnya dia (pekerja) menunggu, ya walaupun telat-telat sedikit karena hal itu perlu pengawasan. Jadi kalau pengawasnya lihat, kan, bisa diingatkan," katanya. 

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait. 

Baca juga: Waskita Karya Lakukan Perbaikan Teknis di Proyek Rusun Pasar Rumput

"Tetap kami periksa, tetapi untuk sementara belum kami jadikan tersangka. Kelalaian kerja sudah jelas di sini," ucap Indra. 

Sebelumnya, Tarminah tewas akibat tertimpa besi pembangunan rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Minggu (18/3/2018).

Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus kecelakaan kerja di proyek Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Megapolitan
Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Megapolitan
Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Close Ads X