Kompas.com - 03/04/2018, 14:26 WIB
Artis peran Tio Pakusadewo memberi keterangan kepada pers mengenai kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/12/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARArtis peran Tio Pakusadewo memberi keterangan kepada pers mengenai kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/12/2017).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Doni Alexander mengatakan, aktor Tio Pakusadewo mendapatkan narkoba jenis sabu dari seorang wanita berinisial V yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

"Dari cerita yang bersangkutan, V adalah seorang teman biasa yang sering curhat, tapi status yang bersangkutan bukan artis," ujar Doni di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/4/2018).

Menurut Doni, meski sebagai teman curhat Tio mengaku tak menjalin hubungan yang intensif dengan V, mereka hanya bertemu sesekali. Menurut Tio, V kadang mengundang dan menawarkan barang haram tersebut.

"Kami dalami dari yang bersangkutan hanya sebatas teman singkat saja tidak intens, mereka berteman namun kami masih mencari data lebih konkret lagi yang bersangkutan," kata dia.

Baca juga : Tio Pakusudewo: Terima Kasih, Saya Jadi Mengerti Arti Kata Jera

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kepada polisi Tio mengaku tak mengenal dekat V. Atas dasar itu pihak kepolisian kesulitan mencari keberadaan V.

"Saya sendiri sudah menanyakan ke tersangka Tio siapa saudari V itu, dia juga baru kenal, karena dia butuh menawarkan ya dia beli kan gitu," kata Argo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tio Pakusadewo dibekuk di rumahnya di Jalan Ampera 1 pada 19 Desember 2017 lalu. Ia tertangkap dengan tiga klip sabu sisa pakai.

Sabu itu dibelinya dengan harga Rp 1,3 juta kepada pengedar V beberapa hari sebelumnya.

Baca juga : Terlihat Gemetaran, Tio Pakusadewo Dikhawatirkan Sakau



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Megapolitan
Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Megapolitan
Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Megapolitan
Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Megapolitan
Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.