Ada Tour and Travel Tak Kantongi Izin dari Kemenag RI

Kompas.com - 03/04/2018, 17:58 WIB
Artis Lyra Virna dan sang suami, Fadlan usai diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/3/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis Lyra Virna dan sang suami, Fadlan usai diperiksa di Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Mastuki mengatakan, Ada Tour and Travel tak mengkantongi izin. Ada Tour and Travel diperkarakan artis Lyra Virna dengan dugaan penipuan jemaah umrah.

"Ada Tour tidak berijin di Kemenag. Jadi, sudah benar tindakan polisi untuk mengusut travel tak berizin seperti itu," kata Mastuki ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (3/4/2018).

Ia mengatakan, masyarakat berhak melaporkan Ada Tour jika mengalami kendala dalam pemberangkatan. Menurut dia, Ada Tour tak masuk dalam daftar Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) Kemenag RI.

"Terhadap travel yang tak terdaftar sebagai PPIU, itu diluar kewenangan Kemenag. Jika masyarakat tahu travel non-PPIU itu memberangkatkan jemaah umrah atau merekrut calon jemaah umrah, masyarakat dapat langsung melaporkan ke polisi. Itu sudah ranah hukum. Penipuan, penyalahgunaan izin," paparnya.

Baca juga : Ada 15 Jemaah Umrah yang Tak Diberangkatkan Pelapor Lyra Virna

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan akan segera mengirim surat ke Kemenag untuk meminta kejelasan izin Ada Tour and Travel. Hal itu digunakan dalam penyelidikan kasus yang menjerat pemiliknya, Lasty Annisa.

"Kami belum menerima surat yang dimaksud. Tapi kalau sudah kami terima, segera akan kami tindak lanjuti dan memberikan informasi ke Polda Metro Jaya," kata Mastuki.

Lasty adalah perempuan yang melaporkan artis Lyra Virna atas tuduhan pencemaran nama baik. Namun Lasty juga berstastus sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dana umrah yang dilaporkan Lyra Virna pada 8 Juni 2017.

Argo mengatakan, sebanyak 15 jemaah umrah gagal diberangkatkan oleh Ada Tour and Travel milik Lasty.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Milik Sopir Taksi Online yang Dibunuh Ditemukan di Tangerang

Mobil Milik Sopir Taksi Online yang Dibunuh Ditemukan di Tangerang

Megapolitan
Pedagang Pasar Kebayoran Lama Minta ASN Lebih Sering Keliling Pantau Pasar

Pedagang Pasar Kebayoran Lama Minta ASN Lebih Sering Keliling Pantau Pasar

Megapolitan
Di Pasar Koja Baru, ASN Juga Diminta Awasi Penggunaan Kantong Plastik

Di Pasar Koja Baru, ASN Juga Diminta Awasi Penggunaan Kantong Plastik

Megapolitan
Update 6 Juli: Bertambah 7, Covid-19 di Kota Tangerang Tembus 500 Kasus

Update 6 Juli: Bertambah 7, Covid-19 di Kota Tangerang Tembus 500 Kasus

Megapolitan
Krisis Covid-19, Stok Beras di Kota Tangerang Hanya untuk 3 Bulan

Krisis Covid-19, Stok Beras di Kota Tangerang Hanya untuk 3 Bulan

Megapolitan
Terperosok 2,5 Jam di Trotoar Jalan Raya Fatmawati, Truk Tronton Berhasil Dievakuasi

Terperosok 2,5 Jam di Trotoar Jalan Raya Fatmawati, Truk Tronton Berhasil Dievakuasi

Megapolitan
UPDATE 6 Juli: Bertambah 1, Total 418 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 6 Juli: Bertambah 1, Total 418 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Etty Toyib, TKI yang Lolos dari Hukuman Mati Pengadilan Arab Saudi Tiba di Bandara Soetta

Etty Toyib, TKI yang Lolos dari Hukuman Mati Pengadilan Arab Saudi Tiba di Bandara Soetta

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei, Total Ada 67 Adegan

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus John Kei, Total Ada 67 Adegan

Megapolitan
ASN Tugas di Pasar, Pedagang Berharap Semua Bisa Disiplin supaya Pandemi Berakhir

ASN Tugas di Pasar, Pedagang Berharap Semua Bisa Disiplin supaya Pandemi Berakhir

Megapolitan
Dukung Reklamasi Ancol, Gerindra: Ancol Ditargetkan Jadi Tempat Wisata Dunia

Dukung Reklamasi Ancol, Gerindra: Ancol Ditargetkan Jadi Tempat Wisata Dunia

Megapolitan
Datangi Pasar Lenteng Agung, Anggota Fraksi PSI Nilai Pembatasan Pengunjung Belum Optimal

Datangi Pasar Lenteng Agung, Anggota Fraksi PSI Nilai Pembatasan Pengunjung Belum Optimal

Megapolitan
UPDATE 6 Juli: Tambah 231 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Capai 12.526

UPDATE 6 Juli: Tambah 231 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Capai 12.526

Megapolitan
306 ASN Pantau Aktivitas di 26 Pasar di Jakarta Selatan

306 ASN Pantau Aktivitas di 26 Pasar di Jakarta Selatan

Megapolitan
Muncul Saat Rekonstruksi di Rumahnya, John Kei Perankan Adegan Pimpin Rapat Penyerangan Nus Kei

Muncul Saat Rekonstruksi di Rumahnya, John Kei Perankan Adegan Pimpin Rapat Penyerangan Nus Kei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X