Penumpang Tunggu Kereta hingga 30 Menit di Stasiun Duri

Kompas.com - 04/04/2018, 15:30 WIB
Penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Peron 5 Stasiun Duri, Jakarta Barat pada Rabu (28/3/2018). RIMA WAHYUNINGRUMPenumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Peron 5 Stasiun Duri, Jakarta Barat pada Rabu (28/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -Vice President Corporate Communication PT KCI, Eva Chairunisa, mengatakan penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter line jalur Stasiun Duri - Tangerang mengalami perbedaan waktu keberangkatan sejak adanya pembagian jalur dengan Kereta Api (KA) Bandara. Mereka kini menunggu lebih lama dibanding sebelumnya.

"Memang ada perubahan, sebelumnya 15 menit sekali (kereta berangkat), sekarang jadi 30 menit sekali. (Setiap) 15 menit itu kan sebelum operasional KA Bandara. Sekarang dengan operasional KA Bandara kami harus berbagi (jalur)," kata Eva, Rabu (4/4/2018).

Baca juga : Solusi PT KCI Urai Penumpukan Penumpang di Stasiun Duri

Eva mengatakan, pembagian jalur KRL commuter line dengan KA Bandara serta pengaturan waktunya berdasarkan data dari Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Pihaknya melakukan penambahan terhadap KRL menjadi 12 rangkaian. Namun terjadi pengurangan jumlah keberangakatan kereta dari yang sebelumnya 90 menjadi 80 keberangkatan.

"Penumpang kan akan terus bertambah, pengupayaan untuk rangkaian yang lebih panjang terus kami upayakan," kata Eva.

Ia berharap penumpang KRL bisa menyesuaikan diri dengan jadwal KRL Tangerang - Duri yang berbagi jalur dengan KA Bandara itu.

"Kami juga butuh kerjasamanya terkait penyesuaian jadwal ini yang sudah diatur melalui Gapeka, mohon juga penumpang untuk mengatur waktu keberangkatannya," ujar dia.

Sebelumnya, peron 5 di Stasiun Duri hanya untuk KA Bandara. Sementera kereta lintas Duri - Tangerang menggunakan peron 3 dan 4. Saat ini, KRL lintas Duri - Tangerang atau sebaliknya berbagi jalur dengan KA Bandara di peron 4 dan 5.

Baca juga : KRL Mania Minta Menhub Selesaikan Masalah Penumpang di Stasiun Duri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Megapolitan
Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Megapolitan
Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Megapolitan
Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Megapolitan
UPDATE 20 Januarai: Bertambah 97 Kasus Positif Covid-19, Pasien dalam Perawatan Tambah 81 Orang

UPDATE 20 Januarai: Bertambah 97 Kasus Positif Covid-19, Pasien dalam Perawatan Tambah 81 Orang

Megapolitan
Fakta Banjir di Kecamatan Benda, 3 Hari Tak Kunjung Surut Bikin Lebih dari 1.000 KK Jadi Korban

Fakta Banjir di Kecamatan Benda, 3 Hari Tak Kunjung Surut Bikin Lebih dari 1.000 KK Jadi Korban

Megapolitan
Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Megapolitan
Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Megapolitan
Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Megapolitan
Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki 'Awas Ada Kereta', Dia Enggak Dengar

Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki "Awas Ada Kereta", Dia Enggak Dengar

Megapolitan
Begini Cara Cek Tiket Vaksin 'Booster' lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Begini Cara Cek Tiket Vaksin "Booster" lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Megapolitan
UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

Megapolitan
Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Megapolitan
Teka-teki Kasus Suami Bunuh Istrinya Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit

Teka-teki Kasus Suami Bunuh Istrinya Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit

Megapolitan
Berikut Pernyataan Para Saksi dalam Sidang Ketiga Dokter Hamil Pembakar Bengkel di Cibodas

Berikut Pernyataan Para Saksi dalam Sidang Ketiga Dokter Hamil Pembakar Bengkel di Cibodas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.