Merasakan Sensasi Mewahnya Kapal Pesiar Terbesar Se-Asia Pasifik

Kompas.com - 04/04/2018, 20:50 WIB
Kapal pesiar Genting Dream Cruise merapat di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (4/4/2018). KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan DKapal pesiar Genting Dream Cruise merapat di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (4/4/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapal pesiar Genting Dream Cruise tengah bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (4/4/2018).

Kapal yang tiba pada Rabu pagi itu berdiri megah di antara kapal-kapal barang yang berlabuh di sekitarnya. Kapal itu seolah menyombongkan diri dengan kemegahannya.

Ketika para penumpangnya mengunjungi berbagai destinasi wisata di Jakarta, Kompas.com berkesempatan melihat isi kapal pesiar yang terdiri dari sedikitnya sembilan belas lantai itu.

Suasana gersang khas pesisir mendadak hilang ketika memasuki kapal. Udara terasa semakin sejuk dengan sambutan ramah para awak kapal. "Welcome aboard, Sir!" kata seorang awak.

Kompas.com dan undangan lainnya langsung diarahkan ke lantai tujuh untuk menyantap malan siang. Sesampainýa di sana, suasana khas hotel berbintang langsung terasa.

Baca juga : Kapal Pesiar Terbesar Se-Asia Pasifik Merapat di Tanjung Priok

Lampu yang bersinar temaran menghangatkan suasana yang kontras dengan udara yang terasa sejuk. Sementara itu, lantai kapal yang dilapisi karpet menambah kesan elegan.

Setelah menyantap makan siang, pengunjung diarahkan menuju Zodiac Theatre. Di sana, pengunjung disuguhi penampilan kolosal dengan perpaduan seni tari dan efek audio visual yang memukau.

Kolam renanh yang terdapat pada dek teratas di kapal pesiar Genting Dream CruisesKOMPAS.COM/Ardito Ramadhan D Kolam renanh yang terdapat pada dek teratas di kapal pesiar Genting Dream Cruises

Darryl, pemandu tur kapal, mengatakan bahwa Zoduac Theatre merupakan satu dari sekian banyak tempat pertunjukkan yang ada di kapal tersebut.

Ia menjamin para penumpang tidak akan merasa bosan selama berada di kapal itu.

"Pertunjukkan yang ditampilkan hari ini tidak akan ditampilkan lagi hari berikutnya. Jadi tamu kami tidak akan menonton pertunjukkan yag sama," katanya.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X