Prostituti Terjadi Lagi, Penghuni Kalibata City Minta Pengelola Diganti

Kompas.com - 05/04/2018, 15:25 WIB
Kompleks hunian di Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2027). KOMPAS.com/Dea AndrianiKompleks hunian di Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2027).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penghuni Apartemen Kalibata City meminta pengelola apartemen diganti menyusul terungkapnya praktik prostitusi di kawasan tempat tinggal mereka.

Sebanyak 550 penghuni menandatangani petisi, baik yang beredar di WhatsApp maupun tanda tangan di lembaran kertas.

"Kami warga sudah punya suara yang bulat untuk pengelola itu harus ganti, meskipun nanti prosesnya ya bertahap," ujar seorang penghuni Apartemen Kalibata City, Wenwen Zi, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/4/2018).

Penghuni lainnya, Reynald, menganggap pengelola tidak bisa mencegah praktik prostitusi yang berulang kali terjadi di sana. Hal itulah yang mendasari para penghuni ingin pengelola diganti.

"Kasus prostitusi kami rasakan banyak di Kalibata City, yang tertangkap itu hanya beberapa saja, tetapi ini tidak pernah terselesaikan," kata Reynald.

Baca juga : Cegah Praktik Prostitusi, Pengelola Larang Sewa Harian di Apartemen Kalibata City

Selain itu, petisi yang mereka tanda tangani bertujuan mendorong pengesahan RT/RW di sana.

Mereka akan menyerahkan petisi tersebut kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (6/4/2018) pagi.

Sementara itu, General Manager Kalibata City Ishak Lopung mengaku pihaknya selalu aktif memberantas praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City melalui kerja sama dengan polisi.

Dia bahkan menyebut ada campur tangan pengelola dalam pengungkapan praktik prostitusi beberapa waktu lalu di sana.

"Sebenarnya prostitusi kemarin, itu bukan kejadian baru. Kalau data saya sih itu di Februari, nah itu pun berdasarkan bantuan kami, kami laporin ke polisi," kata Ishak saat dihubungi terpisah.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Viral Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Megapolitan
Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Megapolitan
Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Megapolitan
Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Megapolitan
Galaunya Ibu Hamil Gara-gara Corona...

Galaunya Ibu Hamil Gara-gara Corona...

Megapolitan
Anies Sebut Krisis Ekonomi Mulai Terasa di Jakarta Dampak Covid-19

Anies Sebut Krisis Ekonomi Mulai Terasa di Jakarta Dampak Covid-19

Megapolitan
Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X