Bekuk Pengedar Narkoba, Polisi Sita Sabu-sabu dan Ganja Siap Jual

Kompas.com - 05/04/2018, 18:23 WIB
ilustrasi narkoba shutterstockilustrasi narkoba
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan membekuk pengedar narkoba berinisial HI (25) di depan sebuah indekos di Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2018).

Penangkapan HI merupakan pengembangan dari penangkapan pengedar lainnya, AH, yang ditembak mati karena mencekik polisi.

"Penangkapan berawal dari penangkapan kecil dengan barang bukti 0,61 gram dengan tersangka berinisial AN," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018).

Baca juga : Jennifer Dunn Didakwa 3 Pasal dalam Kasus Narkoba

Menurut Vivick, HI sudah satu tahun mengedarkan narkotika. Dari tangan HI, polisi menyita satu plastik sabu-sabu seberat 50,54 gram, satu bungkus ganja seberat 19,04 gram, tiga bungkus sabu-sabu dengan berat 1,12 gram, empat bungkus sabu-sabu seberat 1,74 gram, sebuah tas pinggang, dan sebuah timbangan digital.

"Kami dapatkan barang bukti ini sudah dipaketkan dan siap dijual," kata Vivick.

Atas perbuatannya, HI dijerat Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia diancam hukuman 20 tahun penjara.

Baca juga : Dituduh Pakai Narkoba di Klub Malam, Politisi Malaysia Mengaku Ngopi

Adapun AH sebelumnya ditembak di kepala karena melawan saat hendak ditangkap polisi pada Sabtu (31/3/2018) di Jalan Juniadi, Kemanggisan, Jakarta Barat.

"Tersangka ditembak di bagian kepala karena melawan petugas dengan cara mencekik saat ditangkap. Tersangka meninggal dunia," ujar Kapolres Jakarta Selatan Indra Jafar, Senin (2/4/2018).

Penangkapan tersangka berdasarkan keterangan tersangka berinisial AN, A, dan R yang telah ditangkap dan ditahan sebelumnya karena kasus yang sama.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X