Saat Tahu Ada Perampokan di Pondok Labu, Warga Tak Berani Masuk ke Rumah Korban

Kompas.com - 05/04/2018, 21:42 WIB
Lokasi perampokan di Kompleks TNI AL, Jalan Karang Tengah Raya, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018) malam. KOMPAS.com/NURSITA SARILokasi perampokan di Kompleks TNI AL, Jalan Karang Tengah Raya, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018) malam.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah rumah di Kompleks TNI AL, Jalan Karang Tengah Raya, Pondok Labu, Jakarta Selatan, (sebelumnya disebut Lebak Bulus) disatroni perampok, Kamis (5/4/2018).

Seorang saksi, Wardana, menyebut melihat darah berceceran di rumah korban perampokan.

"Darah berceceran dari ruang tamu sampai ruang keluarga," ujar Wardana.

Menurut Wardana, perampokan terjadi sekitar Kamis petang. Saat itu, banyak warga berkumpul di sekitar rumah yang dirampok. Namun, mereka tidak berani masuk ke dalam rumah dan memilih lapor polisi.

"Enggak tahu pelakunya, orang-orang enggak berani masuk," kata dia.

Baca juga : Sebuah Rumah di Lebak Bulus Diduga Disatroni Perampok Bersenjata Api

Warga baru berani masuk dan membantu evakuasi korban saat polisi datang. Korban laki-laki pensiunan TNI AL itu langsung dibawa ke rumah sakit.

"Setelah polisi datang, baru warga berani evakuasi. Sebelum dievakuasi, diduga sudah meninggal," ucap Wardana.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, warga berkerumun di lokasi kejadian. Polisi masih terus melakukan penyelidikan. Rumah korban sudah dipasangi garis polisi.

Baca juga : Pria 70 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Rumah Kawasan Lebak Bulus

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Tidak Boleh Antar Jemput Penumpang di Zona Merah, Ojol Bekasi Malah Diberi Kelonggaran

Megapolitan
Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, 'Dipaksa' Cari Sekolah Swasta

Kisah Anak Tukang AC Berprestasi tapi Gagal PPDB Tangerang, "Dipaksa" Cari Sekolah Swasta

Megapolitan
Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Pemotongan Hewan Kurban Saat Pandemi, Daging Diantar ke Rumah

Megapolitan
Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

Tanpa Keterampilan Khusus, Warga Diimbau Tak Sembarangan Tangkap Ular

Megapolitan
Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

Kembali Buka Layanan AKAP, Terminal Jatijajar Depok Harus Himpun Manifes Penumpang

Megapolitan
Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang, Polisi Periksa Rekaman CCTV

Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Tanah Abang, Polisi Periksa Rekaman CCTV

Megapolitan
Puluhan Demonstran Penolak Reklamasi Geruduk Pintu Timur Ancol

Puluhan Demonstran Penolak Reklamasi Geruduk Pintu Timur Ancol

Megapolitan
Kisah Manik, Penerima Beasiswa yang Terjun sebagai Relawan ACT Covid-19 Bogor

Kisah Manik, Penerima Beasiswa yang Terjun sebagai Relawan ACT Covid-19 Bogor

Megapolitan
Percobaan Penculikan Anak Kembali Terjadi di Depok, Korban Dibekap Tisu Saat Bermain

Percobaan Penculikan Anak Kembali Terjadi di Depok, Korban Dibekap Tisu Saat Bermain

Megapolitan
IKAPPI: Pemprov DKI Jemput Paksa Pedagang Pasar untuk Swab Test, Ini Tidak Kami Harapkan

IKAPPI: Pemprov DKI Jemput Paksa Pedagang Pasar untuk Swab Test, Ini Tidak Kami Harapkan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Tandai Hewan Kurban Tak Layak dengan Pylox Warna Merah

Pemkot Jaktim Tandai Hewan Kurban Tak Layak dengan Pylox Warna Merah

Megapolitan
Pemkot Larang Warga Jual dan Potong Hewan Kurban di Zona Merah Covid-19

Pemkot Larang Warga Jual dan Potong Hewan Kurban di Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Jenazah Korban yang Melompat dari Hotel di Thamrin Sudah Dievakuasi

Jenazah Korban yang Melompat dari Hotel di Thamrin Sudah Dievakuasi

Megapolitan
Perempuan yang Tewas di Hotel Tanah Abang Diduga Lompat dari Lantai 13

Perempuan yang Tewas di Hotel Tanah Abang Diduga Lompat dari Lantai 13

Megapolitan
Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Jakarta, Pedagang: Suaranya kayak Letusan Petasan

Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel di Jakarta, Pedagang: Suaranya kayak Letusan Petasan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X