Pria yang Tewas di Pondok Labu Didatangi Pelaku Saat Sedang Mengaji

Kompas.com - 05/04/2018, 22:31 WIB
Warga mengerumuni rumah korban perampokan di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIWarga mengerumuni rumah korban perampokan di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasubdit Jatanras Ditreskrimum, Polda Metro Jaya AKBP Steven Tantuman mengatakan, pria yang tewas di Pondok Labu, Jakarta Selatan dianiaya saat tengah mengaji di ruang tengah rumahnya.

"Korban bernama Hunaedi (83). Sekitar sekira pukul 18.00 WIB korban sedang mengaji di kamar tengah, sementara istri korban mengaji di kamar tidur," ujar Steven, Kamis (5/4/2018).

Tiba-tiba, lanjutnya, istri korban mendengar suara orang mengetok pintu depan rumahnya.

"Menurut keterangan istri korban, selanjutnya korban membuka pintu depan, tiba-tiba istri korban mendengar suara teriakan. Ia pun langsung menuju ruang tengah," sebutnya.

Baca juga : Pria 70 Tahun yang Tewas di Pondok Labu Alami Luka Tusuk di Dada

Di ruang tengah, istri korban melihat Hunaedi dianiaya dan sudah bersimbah darah.

"Melihat hal itu istri korban langsung histeris dan meminta pertolongan," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut hasil pemeriksaan pada tubuh korban ditemukan 3 luka robek atau tusuk.

"Ada 2 tusukan di bagian bawah dada kiri dan 1 di lengan kiri," ujarnya.

Hingga kini polisi masih melakukan olah TKP. Belum diketahui siapa pelaku penganiayaan dan motif pembunuhan Hunaedi.

Baca juga : Tidak Ada Barang yang Hilang di Rumah Korban Perampokan Pondok Labu



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Peleton Road Bike Terobos Masuk JLNT Antasari

Viral Video Peleton Road Bike Terobos Masuk JLNT Antasari

Megapolitan
Vaksin Akan Jadi Syarat Aktivitas di Jakarta, Bagaimana Penyintas Covid-19 dan Orang Berpenyakit Tertentu?

Vaksin Akan Jadi Syarat Aktivitas di Jakarta, Bagaimana Penyintas Covid-19 dan Orang Berpenyakit Tertentu?

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Megapolitan
Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Megapolitan
Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Megapolitan
Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Megapolitan
Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Megapolitan
Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Megapolitan
Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Megapolitan
Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X