SK Gubernur DKI untuk Revitalisasi Pasar Blok G Telah Terbit

Kompas.com - 09/04/2018, 14:47 WIB
Salah satu kios di pasar Tanah Abang Blok G, Selasa (2/9/2014). Kios ini sengaja dibuka namun tidak ada orang yang menempati. Hal tersebut dilakukan agar kios tidak ditutup. KOMPAS.com/Andri Donnal PuteraSalah satu kios di pasar Tanah Abang Blok G, Selasa (2/9/2014). Kios ini sengaja dibuka namun tidak ada orang yang menempati. Hal tersebut dilakukan agar kios tidak ditutup.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengataan, Surat Keputusan (SK) gubernur telah dikeluarkan untuk merevitalisasi Pasar Blok G, Tanah Abang.

Revitalisasi tersebut masuk dalam rencana penataan kawasan Tanah Abang jangka menengah.

"Jadi SK Gubernur untuk Pembangunan Sarana Jaya sudah diterbitkan," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Senin (9/4/2018).

Sandiaga menerangkan, nantinya pedagang pasar Blok G akan direlokasi di tempat penampungan sementara. Sedangan pasar Blok G akan dijadikan pasar terintegrasi berkonsep transit oriented development (TOD).


Selain itu, Pemprov DKI juga akan membangun jembatan yang akan menghubungan stasiun kereta api ke sentra-sentra perdagangan di Pasar Tanah Abang.

Baca juga : Sandiaga Ingin Revitalisasi Blok G Dilakukan Sebelum Ramadhan

"Sekarang kita berkoordinasi tentunya dengan (PT) Kereta Api Indonesia. Karena kita harapkan penataan ini terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik, disosialisasikan dengan baik," ucap dia.

Sandiaga berharap, relokasi pedagang pasar Blok G bisa terlaksana pada Mei 2018. Dia menginginkan pada bulan Ramadhan pedagang pasar tersebut tetap bisa berjualan.

Baca juga : Ombudsman Jakarta Raya: PKL Tanah Abang Berharap Kembali ke Blok G

"Untuk relokasi dari para pedagang yang ada di Blok G, sekarang sudah tercipta solusinya dan nanti kita akan kerja samakan juga dengan beberapa pihak, PD Pasar Jaya salah satunya, untuk memastikan penataan tahap kedua ini kita bisa lakukan, mudah-mudahan sebelum puasa," kata Sandiaga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Megapolitan
Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Megapolitan
Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Megapolitan
Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Megapolitan
Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Megapolitan
Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Megapolitan
Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Megapolitan
Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Megapolitan
Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Megapolitan
Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Megapolitan
Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Megapolitan
Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X