Penumpang KRL Tidak Boleh Berdiri jika Naik Kereta Bandara di Stasiun Duri

Kompas.com - 10/04/2018, 20:21 WIB
Kepadatan arus penumpang Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018) KOMPAS.com/MUTIA FAUZIA Kepadatan arus penumpang Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Penumpang KRL lintas Duri-Tangerang rencananya akan diperbolehkan naik kereta api bandara di Stasiun Duri. Hal ini untuk mengatasi penumpukkan penumpang di Stasiun Duri.

Mengenai hal itu, VP Commercial Passanger PT Railink, Fitri Kusumo menegaskan nantinya penumpang KRL tidak boleh berdiri jika naik kereta bandara Soekarno-Hatta.

"Enggak boleh (berdiri). Kalau dari dalam pertemuan dengan pak Dirjen (Perkeretaapian) sudah diputuskan kalau penumpang tidak boleh berdiri," kata Fitri kepada Kompas.com, Selasa (10/4/2018).

Biasanya, gerbong KRL pada jam sibuk dipenuhi oleh penumpang baik yang berdiri maupun duduk. Jika diperbolehkan naik kereta bandara, maka jumlah penumpang akan disesuaikan dengan jumlah kursi sehingga tidak ada yang berdiri.

Baca juga : Pengguna KRL Duri-Tangerang Akan Diperbolehkan Naik Kereta Bandara

Namun, lanjut Fitri, PT Railink bersama Kementerian Perhubungan belum memutuskan mekanisme dan teknis pengguna KRL lintas Duri - Tangerang naik kereta Bandara di Stasiun Duri. Termasuk soal jumlah pengguna KRL yang bisa naik kereta bandara.

"Masih dalam tahap pembicaraan. Pembahasan di Kemenhub, jadi kalau dari kami tergantung keputusan mereka (dan) Dirjen Perkeretaapian juga. Kalau kami harus support itu ya kami support," kata Fitri.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memberikan putusan terkait penguraian penumpang di lintas Duri-Tangerang bersama PT Kereta Commuter Indonesia, PT Railink dan Dirjen Perkeretaapian pada Jumat (6/4/2018) di Karet, Jakarta Pusat.

Baca juga : Penumpukan Penumpang di Stasiun Duri, Menhub Minta Maaf

Ia mengatakan penumpang KRL lintas tersebut nantinya bisa menggunakan KA Bandara dengan jumlah pembayaran normal yakni Rp 3.500. Sementara perbedaan harga normal pengguna KA Bandara dengan tarif Rp 70.000, sisanya akan ditanggung kementrian perhubungan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X