Wakapolri Usulkan Kasus Miras Oplosan Dibahas dalam Sidang Kabinet

Kompas.com - 11/04/2018, 15:21 WIB
Mengantisipasi korban miras oplosan berjatuhan, Polres Karawang razia hingga ke kampung-kampung. KOMPAS.com/Farida FarhanMengantisipasi korban miras oplosan berjatuhan, Polres Karawang razia hingga ke kampung-kampung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan, pihaknya akan mengusulkan kasus minuman keras ( miras) oplosan dibahas di dalam sidang Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pasalnya, miras oplosan yang telah menewaskan puluhan korban ini bukan hanya tanggung jawab kepolisian.

"Polri akan mengusulkan kepada pemerintah menjadikan masalah ini diangkat di dalam sidang kabinet," ujar Syafruddin saat konferensi pers soal miras oplosan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (11/4/2018).

Baca juga: Wakapolri Perintahkan Kasus Miras Oplosan Dituntaskan dalam Sebulan

Menurut dia, kementerian dan lembaga pemerintahan lain harus terlibat memberantas dan mencegah peredaran miras oplosan, salah satunya dengan membenahi regulasi.

Jika tidak dibahas dalam sidang kabinet, Syafruddin menyebut, setidaknya kasus ini harus dibahas di tingkat Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

"Semua kementerian, lembaga, dibenahi sistemnya, kalau perlu dibikin satgas bersama," katanya.

Baca juga: Wakapolri Yakin Kasus Miras Oplosan Ada di Semua Wilayah Indonesia

Ia telah memerintahkan jajarannya menuntaskan kasus miras oplosan ini dalam satu bulan sebelum bulan Ramadhan.

Kasus miras oplosan ini telah menimbulkan puluhan korban tewas, di antaranya 31 orang meninggal di Jakarta dan Bekasi, serta 51 orang meninggal di wilayah hukum Polda Jawa Barat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Baru Covid-19 di Depok Bertambah 74 Orang, Rabu Kemarin

Pasien Baru Covid-19 di Depok Bertambah 74 Orang, Rabu Kemarin

Megapolitan
Ini Daftar Kekayaan Para Kandidat di Pilkada Depok, Ada yang Mengaku Tak Punya Mobil

Ini Daftar Kekayaan Para Kandidat di Pilkada Depok, Ada yang Mengaku Tak Punya Mobil

Megapolitan
Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

Megapolitan
Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

Megapolitan
Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

Megapolitan
Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

Megapolitan
Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

Megapolitan
Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Megapolitan
Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

Megapolitan
Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

Megapolitan
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

Megapolitan
Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X