Warga Kampung Akuarium Akan Pamerkan Desain Rumah Buatan Mereka ke Gubernur Anies

Kompas.com - 12/04/2018, 13:52 WIB
Shelter atau tempat tinggal sementara berdiri di tengah puing-puing bekas Kampung Akuarium, Rabu (11/4/2018). KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan DShelter atau tempat tinggal sementara berdiri di tengah puing-puing bekas Kampung Akuarium, Rabu (11/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Rujak Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja mengatakan, warga Kampung Akuarium di Jakarta Utara akan memamerkan sejumlah desain rumah yang bakal diusulkan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kontribusi warga terhadap rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berjanji kembali membangun permukiman mereka. 

"Jadi peringatan, ada pameran, juga proses desain hasil warga, mau melihat solusi warga. Pemerintah, kan, mau bangun, jadi warga sudah siap-siap," ujar Elisa saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (11/4/2018).

Baca juga: Sabtu, Anies Gelar Syukuran di Kampung Akuarium


Pameran itu akan digelar pada Sabtu pekan ini di Kampung Akuarium. Menurut rencana, Gubernur Anies akan menghadiri acara tersebut sehingga warga bisa menunjukkan desain rumah secara langsung. 

Puing sisa bangunan masih berserakan di lahan bekas Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Rabu (11/4/2018).KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan D Puing sisa bangunan masih berserakan di lahan bekas Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Rabu (11/4/2018).

Elisa mengatakan, saat ini pemerintah tengah membangun selter sebagai tempat penampungan sementara. Namun, penggunaan selter tersebut memiliki batas waktu dua tahun.

Itu mengapa saat ini Pemprov DKI dan warga tengah melakukan proses community action planning untuk mengomunikasikan hunian seperti apa yang diinginkan warga Kampung Akuarium. 

"Melihat kebutuhan masyarakat, pilihan bentuk hunian seperti apa, jadi enggak langsung solusi dari pemerintah adalah rusun, tetapi solusinya basic-nya masyarakat," ujar Elisa.

Baca juga: Menengok Kehidupan Warga Kampung Akuarium Dua Tahun Setelah Digusur

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Mahasiswa, Ditawari Uang hingga Diancam Agar Tak Gelar Aksi...

Pengakuan Mahasiswa, Ditawari Uang hingga Diancam Agar Tak Gelar Aksi...

Megapolitan
Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Megapolitan
Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Megapolitan
Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Megapolitan
Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Megapolitan
Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Megapolitan
Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X