Kompas.com - 13/04/2018, 11:32 WIB
Polisi Polres Metro Bekasi, Jawa Barat, memperlihatkan barang bukti minuman keras (miras) oplosan Rabu (11/4)2018). Kompas.com/Setyo AdiPolisi Polres Metro Bekasi, Jawa Barat, memperlihatkan barang bukti minuman keras (miras) oplosan Rabu (11/4)2018).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Korban yang tewas akibat minuman keras (miras) oplosan terus bertambah.

Kasus terbaru, dua korban bernama A Rohman (41) dan Ade Firmansyah (34) tewas di Jalan Musyawarah, Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Mereka meninggal di tempat dan waktu berbeda.

"Menurut keterangan saksi, kedua korban tersebut berturut-turut minum miras," kata Kasat Reskrim Tangerang Selatan AKP Ahmad Alexander, Kamis (12/4/2018).

Meninggalnya Rohman dan Ade menambah daftar panjang korban tewas akibat miras oplosan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Hingga saat ini, ada 33 orang yang meninggal di Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: Miras Oplosan di Cicalengka Bandung, Polisi Terbitkan 7 DPO

Rinciannya, 10 orang meninggal di Jakarta Timur, 8 orang meninggal di Jakarta Selatan, 6 orang meninggal di Depok, 7 orang meninggal di Bekasi Kota, dan 2 orang meninggal di Ciputat.

Kiri ke kanan: Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal, Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat konferensi pers terkait miras oplosan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (11/4/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARI Kiri ke kanan: Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal, Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat konferensi pers terkait miras oplosan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (11/4/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

58 orang meninggal di Jawa Barat

Tak hanya di wilayah hukum Polda Metro Jaya, korban tewas juga terus berjatuhan di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto menyebut, korban tewas akibat miras oplosan di Jabar menjadi 58 orang.

Ia merinci, korban meninggal akibat miras ini terdiri dari 41 orang di Cicalengka, 7 orang di Kota Bandung, 7 orang di Sukabumi, 2 orang di Cianjur, dan 1 orang di Ciamis.

Baca juga: Ini Kandungan Miras Oplosan yang Tewaskan 52 Orang di Jawa Barat

Menurutnya, korban di Sukabumi, Cianjur, dan Ciamis tidak ada kaitannya dengan miras ginseng di Cicalengka.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Megapolitan
Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Megapolitan
Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Megapolitan
Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.