Kompas.com - 14/04/2018, 05:41 WIB
Kereta Light Rapid Transit (LRT) saat dipindahkan menggunakan Mavi atau alat berat pengangkut gerbong dari kapal Wallenius Wilhelmsen di Dermaga Indonesia Vehicle Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/4/2018). Dua gerbong kereta Light Rapid Transit (LRT) yang tiba hari ini merupakan gelombang pertama dari total 16 gerbong, yang akan didatangkan dari Korea Selatan. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGKereta Light Rapid Transit (LRT) saat dipindahkan menggunakan Mavi atau alat berat pengangkut gerbong dari kapal Wallenius Wilhelmsen di Dermaga Indonesia Vehicle Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/4/2018). Dua gerbong kereta Light Rapid Transit (LRT) yang tiba hari ini merupakan gelombang pertama dari total 16 gerbong, yang akan didatangkan dari Korea Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) yang tiba di Jakarta pada Jumat (13/4/2018) menjadi moda transportasi massal baru yang terdapat di Indonesia.

Direktur Utama Jakarta Propertindo Satya Heragandhi mengatakan, kereta LRT Jakarta merupakan kereta pertama di Jakarta dan Jawa yang menggunakan sistem third rail.

Dengan sistem tersebut, aliran listrik akan disalurkan melalui rel ketiga yang terhubung ke bagian bawah kereta. "Jadi enggak ada kabel-kabel di atas yang menjuntai tuh enggak ada," kata Satya kepada wartawan.

Satya mengatakan, kereta LRT mempunyai lebar gandar 1435 mm yang biasa disebut standard gauge. Ia menyebut, ukuran tersebut menjadi standar di dunia perkeretaapian dunia.

"Sekitar 80 persen populasi kereta di dunia, lebar relnya menggunakan standard gauge," kata Satya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, kereta pabrikan Korea Selatan itu didominasi warna putih. Aksen berwarna merah dan hitam terlihat menghiasi muka kereta.

Setiap gerbong kereta juga dilengkapi empat buah pintu geser berwarna merah. Ada 20 tempat duduk yang tersedia di setiap kereta. Artinya, satu rangkaian kereta berisi 40 tepat duduk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Satya menuturkan, satu rangkaian kereta bisa mengangkut 270-278 penumpang. "Lebih dari itu masih bisa tapi nggak nyaman, mepet-mepet lah," katanya.

Dua gerbong kereta LRT yang tiba hari ini merupakan gelombang pertama dari total 16 gerbong kereta yang akan didatangkan dari Korea Selatan.

Satya mengatakan, keenambelas kereta beserta suku cadang dan garansinya dibeli dari pabrik Hyundai Roterm dengan harga sekira Rp 423 miliar. "Tergantung kurs," katanya.

Kereta-kereta tersebut akan digunakan untuk LRT Jakarta yang terbentang sepanjang 5,8 kilometer dari Velodrome Rawamangun hingga Kelapa Gading. Proyek ini ditargetkan selesai sebelum Asian Games 2018 Agustus mendatang.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Petugas Damkar Luka Tertimpa Reruntuhan

Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Petugas Damkar Luka Tertimpa Reruntuhan

Megapolitan
Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Megapolitan
Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Megapolitan
Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Megapolitan
Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Megapolitan
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Megapolitan
Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.