Sandiaga Sebut Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games Masih Dikaji

Kompas.com - 15/04/2018, 20:22 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di RPTRA Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (14/4/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di RPTRA Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (14/4/2018).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, kebijakan libur sekolah saat Asian Games 2018 digelar mulai 18 Agustus mendatang masih dalam proses pengkajian.

"Rekomendasi dari dinas pendidikan, kami menangani weekly monitoring dari masalah kemacetan di Jakarta, mengusulkan untuk memberikan rekomendasi untuk meliburkan sekolah. Sekarang lagi dikaji," ujar Sandiaga di Perpustakaan Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (15/4/2018).

Sandiaga mengatakan, belum tentu juga aturan libur sekolah ini berlaku untuk seluruh siswa di Jakarta.

"Secara komprehensif apakah diliburkan hanya di daerah-daerah yang terdampak venue dan kampung atlet. Tapi kami enggak mengambil satu kebijakan tanpa satu konsultasi yang komprehensif," ujar Sandiaga.

(Baca juga: Ketika Anies dan Sandiaga Berbeda soal Libur Sekolah di Asian Games)

Ia mengatakan, keputusan mekanisme kebijakan ini akan diumumkan dua bulan sebelum Asian Games digelar.

Padahal, sebelumnya Sandiaga kerap menyebutkan bahwa kebijakan libur sekolah selama Asian Games berlangsung telah diputuskan.

"Nah data-data ini kemarin melalui simulasi akan rampung dan diputuskan dua bulan sebulan Asian Games berlangsung," ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto menyampaikan bahwa keputusan untuk meliburkan siswa SMP, SMA, dan SMK di Jakarta dilakukan selama penyelenggaraan Asian Games 2018, yaitu pada 18 Agustus sampai 2 September.

Menurut Sopan, liburnya para siswa tidak akan mengurangi jam belajar. Sebab, libur itu mengambil jatah libur semester ganjil pada Desember 2018.

(Baca juga: Atasi Kemacetan, Polri Harap Sekolah Bisa Diliburkan Saat Asian Games)

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dirut RS Ummi Beberkan Alasan Rizieq Shihab Pulang dari RS dan Mengapa Pilih Lewat Pintu Belakang

Dirut RS Ummi Beberkan Alasan Rizieq Shihab Pulang dari RS dan Mengapa Pilih Lewat Pintu Belakang

Megapolitan
Lahan Gedung DPR Depan Stasiun Palmerah Akan Jadi Shelter Bus, Angkot, dan Ojol

Lahan Gedung DPR Depan Stasiun Palmerah Akan Jadi Shelter Bus, Angkot, dan Ojol

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Kegiatan di Balai Kota Berjalan Normal

Wagub DKI Positif Covid-19, Kegiatan di Balai Kota Berjalan Normal

Megapolitan
Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

Megapolitan
Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Megapolitan
Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Megapolitan
Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Megapolitan
DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

Megapolitan
Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Megapolitan
Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Megapolitan
Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Megapolitan
PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X