Ganjil Genap di Tol Cibubur, Pengemudi Bertanya-tanya

Kompas.com - 16/04/2018, 06:54 WIB
Ganjil genap cibubur hari pertama berjalan kondusif, Senin (16/4/2018) KOMPAS.com/ Stanly RavelGanjil genap cibubur hari pertama berjalan kondusif, Senin (16/4/2018)
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Uji coba paket kebijakan ganjil genap untuk mobil pribadi dan lajur khusus bus di ruas Tol Jagorawai tepatnya pada pintu Tol Cibubur 2 arah Jakarta dimulai pada Senin (16/4/2018) pagi ini.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, beberapa patugas Dinas Perhubungan, kepolisian, BPTJ, dan TNI AL mulai bersiap di lapangan.

Mulai dari depan Cibubur Junction lalu lintas tampak padat. Polisi mulai mengurai pelat nomor warga yang bernomor ganjil.

Baca juga : Uji Coba Ganjil Genap di Tol Tangerang-Jakarta dan Jagorawi Dimulai

Mereka diahlikan menuju jalan arteri biasa atau disarankan masuk dari pintu tol lain. Beberapa pengguna mobil pribadi masih kebinggungan dan bertanya-tanya kepada petugas. "Pelat ganjil sudah enggak boleh lewat ya Pak?"

Meski terjadi kepadatan, menurut polisi, kondisi ini masih normal. Uji coba paket kebijakan dimulai sejak pukul 06.00-09.00 WIB setiap hari, kecuali Sabtu-Minggu dan hari libur nasional.

Selain Cibubur, paket kebijakan mengurai kemacetan juga diberlakukan di ruas Jakarta-Tangerang pada pintu Kunciran 2 dan Tangerang 2 arah Jakarta.

Baca juga : BPTJ: Ganjil-Genap Bukan untuk Melarang Mobil Pribadi Masuk Tol



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Megapolitan
Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Megapolitan
Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Megapolitan
BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

Megapolitan
Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Megapolitan
BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

Megapolitan
Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Megapolitan
Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Megapolitan
Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Megapolitan
Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

Megapolitan
Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X