"Enggak Sampai Satu Jam, Urus Paspor di Mal Pelayanan Publik Langsung Selesai"

Kompas.com - 16/04/2018, 13:47 WIB
Warga mengurus perpanjangan atau penggantian paspor di stan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018). Tidak ada antrean panjang saat mengurus perpanjangan paspor di sana. KOMPAS.com/NURSITA SARIWarga mengurus perpanjangan atau penggantian paspor di stan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018). Tidak ada antrean panjang saat mengurus perpanjangan paspor di sana.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga yang mengurus perpanjangan atau penggantian paspor di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta tampak puas dengan pelayanan yang cepat di sana.

Seorang warga, Indah (35), menyebut, perpanjangan paspor di stan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM itu tak sampai satu jam.

Ia telah mengurus perpanjangan paspor itu pekan lalu. Hari ini, Indah kembali datang untuk mengambil paspor baru miliknya yang telah jadi.

"Cepat banget. Enggak sampai satu jam, ngurus paspor di sini langsung selesai," ujar Indah di Mal Pelayanan Publik, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018).

Baca juga: Warga Bisa Ganti dan Perpanjang Paspor di Mal Pelayanan Publik DKI

Indah pertama kali mendaftar online di laman antrean.imigrasi.go.id. Ia kemudian datang sesuai waktu yang telah dipilihnya saat mendaftar online itu.

Indah memilih memperpanjang paspor di Mal Pelayanan Publik karena lebih dekat dengan kantornya yang berlokasi di Jalan Jenderal Gatot Subroto.

Ia merasa, pelayanan di Mal Pelayanan Publik lebih cepat karena tidak ada antrean panjang seperti yang biasanya terjadi di kantor-kantor imigrasi.

"Begitu datang, tinggal tunggu dipanggil. Enggak ada antrean. Pembayarannya juga langsung di bawah. Semuanya sudah satu tempat. Saya sudah saranin ke teman-teman ke sini saja," kata Indah.

Baca juga: Lihat Ribuan Warga Antre Buat Paspor di Monas, Sandiaga Koordinasi dengan Imigrasi

Indah bercerita, sebelum ada Mal Pelayanan Publik, ia harus mengambil cuti demi mengurus paspor di kantor imigrasi mengingat antrean yang panjang.

"Kalau dulu itu saya harus cuti satu hari untuk perpanjang paspor," ucapnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

Megapolitan
Polres Jaksel Tangkap 4 Pengguna Sabu, 3 Orang di Antaranya Pilot

Polres Jaksel Tangkap 4 Pengguna Sabu, 3 Orang di Antaranya Pilot

Megapolitan
Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Kota Tangerang Beraksi dengan Modus Tanya Alamat

Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Kota Tangerang Beraksi dengan Modus Tanya Alamat

Megapolitan
Polisi Bubarkan Kerumunan Pelamar Kerja di Kawasan Pasar Kita Pamulang

Polisi Bubarkan Kerumunan Pelamar Kerja di Kawasan Pasar Kita Pamulang

Megapolitan
Reklamasi Ancol Disebut Perluasan Kawasan, Politisi PDI-P: Gubernur Ini Kadang Bersilat Lidah...

Reklamasi Ancol Disebut Perluasan Kawasan, Politisi PDI-P: Gubernur Ini Kadang Bersilat Lidah...

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sunter Podomoro Tutup Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sunter Podomoro Tutup Tiga Hari

Megapolitan
Epidemiolog Sebut Jakarta Sedang Menuju Puncak Kedua Kurva Covid-19

Epidemiolog Sebut Jakarta Sedang Menuju Puncak Kedua Kurva Covid-19

Megapolitan
Lacak Kasus Covid-19 di Pabrik Hitachi, 22 Karyawan dan Keluarganya Dinyatakan Negatif

Lacak Kasus Covid-19 di Pabrik Hitachi, 22 Karyawan dan Keluarganya Dinyatakan Negatif

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Bertambah 236, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Mencapai 13.598

UPDATE 10 Juli: Bertambah 236, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Mencapai 13.598

Megapolitan
Editor Metro TV yang Tewas di Tol Pesanggrahan Hilang sejak Tiga Hari Lalu

Editor Metro TV yang Tewas di Tol Pesanggrahan Hilang sejak Tiga Hari Lalu

Megapolitan
Wagub DKI Harap Rumah Sakit Tidak Patok Harga Tinggi untuk Rapid dan Swab Test

Wagub DKI Harap Rumah Sakit Tidak Patok Harga Tinggi untuk Rapid dan Swab Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X