Sejumlah Alternatif "Menyiasati" Ganjil Genap di Tol Tangerang-Jakarta - Kompas.com

Sejumlah Alternatif "Menyiasati" Ganjil Genap di Tol Tangerang-Jakarta

Kompas.com - 16/04/2018, 13:57 WIB
Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan yang melintas saat uji coba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta bisa mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan yang melintas saat uji coba sistem ganjil genap di Pintu Tol Kunciran 2, Tangerang, Banten, Senin (16/4/2018). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menargetkan, kebijakan sistem ganjil-genap di tol Tangerang-Jakarta bisa mengurangi kepadatan menuju Jakarta hingga 50 persen.

TANGERANG, KOMPAS.com — Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa mengatakan, terdapat sejumlah alternatif pilihan bagi pengendara mobil pribadi yang tidak bisa melintasi tol Tangerang-Jakarta saat sistem ganjil genap diberlakukan.

Alternatif pilihan itu, misalnya, pengendara bisa menggunakan pintu tol lain, seperti Tol Karawaci atau Gading Serpong, yang bisa langsung tembus melintasi Tol BSD.

Pilihan lainnya, pengendara lebih awal melintasi Tol Tangerang-Jakarta di bawah pukul 06.00  atau berangkat lebih siang di atas pukul 09.00. Diketahui, pemberlakukan sistem ganjil genap di tol Tangerang-Jakarta dimulai pukul 06.00 hingga 09.00.

Baca juga: Ganjil Genap di Tol Tangerang-Jakarta Ditargetkan Turunkan 50 Persen Kepadatan Kendaraan

Pilihan lainnya, pengendara bisa meninggalkan mobil pribadinya di rumah dan beralih menggunakan bus premium yang telah disediakan pemerintah bekerja sama dengan sejumlah operator bus.

Pemerintah telah menyiapkan 10 bus premium dengan tambahan 14 bus jika diperlukan. Salah satu operator bus wisata yang bekerja sama, Royal Platinum, menggratiskan layanannya selama empat hari.

Masyarakat bisa menaiki bus tersebut dari halte Flavor Bliss di Alam Sutera. Bus akan berangkat setiap setengah jam sekali, mulai dari pukul 06.00 hingga 07.30 dengan rute menuju Bendungan Hilir, Tosari, dan Sudirman.

Baca juga: Korlantas Polri: Warga Mulai Sadar Ganjil Genap Diperlukan

Setelah masa gratis berakhir, tarif yang dikenakan untuk satu kali perjalanan adalah Rp 22.500. Transaksi pembayaran hanya bisa dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu Flazz BCA.

Selain bersama Royal Platinum, pemerintah juga bekerja sama dengan operator bus lain untuk mengangkut pengguna kendaraan pribadi dari Tangerang. Operator bus yang dimaksud adalah Perum PPD dan JR Connexion.

Baca juga: Uji Coba Ganjil-Genap di Tol Jagorawi dan Tangerang Dimulai

"Pilihan menggunakan moda angkutan umum yang telah disiapkan dalam langkah penindakan ini (pada Mei)," ujar Royke.

Pemerintah sebelumnya memberlakukan sistem ganjil genap di tol Tangerang-Jakarta guna mengurai kemacetan kendaraan menuju Jakarta. Uji coba yang dimulai hari ini hingga Mei ditargetkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan menuju Jakarta mencapai 50 persen.


Kompas TV Uji coba akan berlangsung selama dua pekan.

Komentar

Terkini Lainnya

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional
Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Regional
Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Obat Kanker Tak Lagi Dijamin, Keluarga Pasien Somasi Jokowi dan Dirut BPJS

Megapolitan

Close Ads X