Terkait Laporan Fahri Hamzah, Polisi Panggil Ahli Bahasa dan Pidana - Kompas.com

Terkait Laporan Fahri Hamzah, Polisi Panggil Ahli Bahasa dan Pidana

Kompas.com - 16/04/2018, 19:32 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi DeriyanKompas.com/Akhdi Martin Pratama Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, penyidik memanggil saksi ahli untuk menyelidiki kasus yang menjerat Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, Senin (16/4/2018).

Fahri Hamzah sebelumnya melaporkan Sohibul ke Mapolda Metro Jaya pada 8 Maret 2018, karena dianggap telah mencemarkan nama baiknya dengan menyebut Fahri sebagai pembohong dan pembangkang.

"Hari ini, (kasus) Sohibul, kita panggil ahli bahasa dan pidana," kata Adi Deriyan, di Polda Metro Jaya, Senin.

Baca juga : Fahri Ajukan 2 Saksi yang Mendukung Laporannya terhadap Sohibul Iman

Ia mengatakan, setelah pemeriksaan saksi, penyidik akan melakukan gelar perkara. Jika ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut, pihaknya akan menaikan kasusnya ke tahap penyidikan.

"Kalau naik penyidikan ya nanti akan kita panggil kembali (Sohibul Iman)," ujar Adi.

Baca juga : Diperiksa 3 Jam, Fahri Yakin Sohibul Iman Pantas Jadi Tersangka

Fahri sebelumnya menilai, fitnah yang dilakukan Sohibul telah menggerus harga dirinya. Laporan tersebut juga merupakan lanjutan gugatan secara perdata mengenai pemecatan dirinya dari partai berlogo padi dan bulan sabit itu.

Sohibul telah menjalani pemeriksaan pada Senin (9/4/2018). Saat memenuhi panggilan, Sohibul membawa barang bukti berupa 49 screenshot percakapan banyak pihak, 3 bundel dokumen atau berkas, dan 6 video untuk menyangkal tuduhan Fahri.


Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

Kronologi Penangkapan Bupati Cianjur, Dimulai Sejak Rabu Dini Hari

Nasional
Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

Orangtua Tak Izinkan Autopsi Jenazah, Polisi Kesulitan Cari Penyebab Kematian Eril Dardak

Regional
Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

Rumah Orangtua Juru Parkir di Ciracas Dirusak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

Adik Bupati Trenggalek Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

Korupsi Dana Pendidikan Diduga Sudah Sejak Bupati Cianjur Periode Sebelumnya

Nasional
KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

KPK Minta Kakak Ipar Bupati Cianjur Segera Menyerahkan Diri

Nasional
Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode 'Cempaka'

Suap untuk Bupati Cianjur Diberi Kode "Cempaka"

Nasional
Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Mundur dari Ketua DPW GP Nasdem Jabar

Nasional
Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, 'Offline' Enggak Masalah

Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, "Offline" Enggak Masalah

Regional
Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

Bupati dan Kadis Cianjur Korupsi Dana Pendidikan 140 SMP

Nasional
Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Adik Bupati Trenggalek Meninggal di Kamar Indekos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Regional
McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

McDonald's Bakal Kurangi Penggunaan Antibiotik pada Daging Sapi

Internasional
KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Cianjur dan Kadis Pendidikan sebagai Tersangka

Nasional
Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

Cemburu, Pria Ini Bunuh Pacar Mantan Kekasihnya

Regional
4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

4.116 Lulusan Binus Siap Membangun Indonesia

Edukasi

Close Ads X