Sandiaga Ingin Pengguna Narkoba Direhabilitasi - Kompas.com

Sandiaga Ingin Pengguna Narkoba Direhabilitasi

Kompas.com - 16/04/2018, 22:20 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menonton film Partikelir di Blok M Square, Senin (16/4/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menonton film Partikelir di Blok M Square, Senin (16/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menonton film Partikelir bersama jajarannya, wartawan, dan masyarakat umum pada Senin (16/4/2018). Setelah menonton film besutan pendukungnya pada Pilkada DKI, Pandji Pragiwaksono, Sandiaga lalu membahas bahaya narkoba seperti isu yang diangkat dalam film itu.

"Sosialisasi yang disampaikan tadi di film Partikelir ini bahwa tentunya bandar narkoba harus dihukum tapi penggunanya yang kita lihat sudah semakin banyak baik di kalangan artis maupun di kalangan biasa harus direhabilitasi," kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, rehabilitasi bisa dilakukan dengan berbagai program penanganan dan penyembuhan. Ia tak ingin peredaran narkoba semakin meningkat hingga Indonesia seperti negara-negara di Amerika Latin yang menjadi sarang narkoba.

"Kalau kita lihat di Amerika Latin misalnya sudah jadi bisnis, kartel, politisi, aparat semua tergabung untuk melindungi industri narkoba. Jangan sampai ini terjadi di Jakarta," ujar Sandiaga.


Partikelir merupakan film perdana Pandji sebagai sutradara dan penulis skenario. Film itu mengisahkan duo detektif yang menangani kasus peredaran narkoba jenis baru.


Terkini Lainnya

Para Politisi dan Praktisi Media di Balik Persiapan Debat Jokowi-Ma'ruf

Para Politisi dan Praktisi Media di Balik Persiapan Debat Jokowi-Ma'ruf

Nasional
AS dan Inggris Gelar Latihan Gabungan di Laut China Selatan

AS dan Inggris Gelar Latihan Gabungan di Laut China Selatan

Internasional
Gagal Raih Adipura, Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Siap Mundur

Gagal Raih Adipura, Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Siap Mundur

Megapolitan
Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Megapolitan
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Megapolitan
KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

Nasional
Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Nasional
SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional

Close Ads X