Kini, Pedagang Bisa Belanja Barang di Jakgrosir Tanpa ke Pasar Kramatjati

Kompas.com - 17/04/2018, 11:49 WIB
Suasana Jakgrosir Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/3/2018) Stanly RavelSuasana Jakgrosir Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/3/2018)
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Pedagang pasar yang memiliki kartu pedagang PD Pasar Jaya mendapatkan fasilitas khusus dalam memasok barang dagangan. Mereka bisa membeli barang dagangan di Jakgrosir tanpa harus datang ke Pasar Induk Kramatjati. Hal ini bisa dilakukan melalui aplikasi Oyes.

"Ini akan memudahkan pedagang saat sekarang akan memasuki bulan suci Ramadhan dan memastikan harga-harga tetap terjangkau," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dalam sosialisasi aplikasi Oyes di Pasar Koja Baru, Selasa (17/4/2018).

Secara simbolis, Sandiaga menyerahkan satu kardus sabun colek kepada salah satu pedagang. Pedagang tersebut telah berbelanja melalui aplikasi Oyes. Aplikasi ini bisa diunduh di smartphone milik para pedagang.

"Pak Mardianto pesan langsung diantarkan Pak Wakil Gubernur, nih. Tetapi, kalau besok mesan lagi, mungkin bukan Wakil Ggubernur yang antar," seloroh Sandiaga.

Baca juga: Keberadaan JakGrosir Kramatjati Dinilai Mampu Tekan Inflasi di Jakarta

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin menyampaikan, dengan aplikasi Oyes, pedagang bisa menghemat biaya transportasi. 

"Selain memberdayakan ekonomi kecil, buat pemerintah, ini juga bisa menjaga inflasi di Jakarta," ujar Arief.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X