Sandiaga Sebut Rumah DP 0 Rupiah Bisa Dijual Akhir April atau Mei 2018 - Kompas.com

Sandiaga Sebut Rumah DP 0 Rupiah Bisa Dijual Akhir April atau Mei 2018

Kompas.com - 17/04/2018, 17:02 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga UnoKompas.com/Akhdi Martin Pratama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memperkirakan, rumah DP 0 rupiah sudah bisa dijual pada akhir April atau awal Mei 2018 ini. 

"Insya Allah penjualannya bisa di-launching akhir April atau awal bulan Mei," kata Sandiaga, di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Selasa (17/4/2018).

Hal ini menyusul ditekennya peraturan gubernur tentang unit pengelola teknis untuk rumah DP 0 rupiah. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru menandatangani satu pergub itu.

"Alhamdulillah, kita ucapkan syukur, UPT-nya sudah ditandatangani Pak Gubernur," ujar Sandiaga.

Baca juga: UPT Dibentuk Hari Ini, Penjualan Rumah DP 0 Rupiah Segera Dimulai

Sandiaga mengatakan, pihaknya akan mengisi personel dalam UPT tersebut terlebih dahulu. Dia berharap, pekan ini landasan hukum juga akan dilengkapi dengan pergub tentang pembiayaan. Setelah selesai semua, barulah penjualan unit rumah DP 0 rupiah bisa dilakukan.

Baca juga: Sandiaga Sebut Pergub Dp 0 Rupiah Tinggal Menunggu Diteken Anies

Adapun groundbreaking rumah DP 0 rupiah sudah dilakukan pada Januari 2018 di Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Kawasan ini terletak di samping TPU Pondok Kelapa.

Pada tahap awal akan dibangun 703 hunian yang terdiri dari 513 tipe 36 dan 190 tipe 21. Harga per unit untuk yang tipe 36 adalah Rp 320 juta, dan tipe 21 harganya Rp 185 juta.

Kompas TV Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membentuk UPT Rumah DP 0 rupiah pada Senin (16/4) siang.


Komentar

Terkini Lainnya

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi 'Presidential Threshold'

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi "Presidential Threshold"

Nasional
Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional
Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Salam Satu Jiwa Iringi Kedatangan Obor Asian Games 2018 di Malang

Regional

Close Ads X