Polisi Kembali Ciduk 3 Pelaku Spesialis Pecuri Uang di ATM - Kompas.com

Polisi Kembali Ciduk 3 Pelaku Spesialis Pecuri Uang di ATM

Kompas.com - 17/04/2018, 20:50 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Edy Suranta Sitepu mengungkap kasus pencurian uang di ATM spesialis mini market pada Selasa (16/4/2018).RIMA WAHYUNINGRUM Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Edy Suranta Sitepu mengungkap kasus pencurian uang di ATM spesialis mini market pada Selasa (16/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat Polres Metro Jakarta Barat kembali menciduk tiga tersangka spesialis pencurian uang di ATM. Tiga tersangka dapat ditangkap berdasarkan pengembangan kasus pencurian uang di ATM bermodal tusuk gigi, yang diungkap sebelumnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu, mengatakan, tiga tersangka yang diamankan tersebut yakni MY, AS dan TB. Dari penangkapan baru ini, total tujuh tersangka dengan modus serupa yang sudah diamankan.

"Kami udah beberapa kali memproses tindak pidana ini, dan masih terjadi," kata Edi, di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (17/4/2018).

Baca juga : Polisi Tangkap Pencuri Uang ATM Bermodal Tusuk Gigi

Menurut Edi, dua tersangka di antaranya, merupakan residivis untuk kasus serupa.

Dalam melakukan aksi, ketiga pelaku membagi-bagi peran seperti mengalihkan perhatian korban, pengintip kode Personal Indentity Number (PIN), pengganjal mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi, dan pengambil uang dari ATM korban.

Mereka biasanya mengincar mesin ATM yang berada di minimarket dengan lokasi tertentu saat beraksi.

"Ketika mereka menemukan lokasi supermarket, kalau ada ATM di depan kasir, enggak mereka kerjakan, karena banyak orang transaksi. Mereka memilih tempat ATM yang ada di belakang," kata Edy.

Baca juga : Polisi Minta Warga Waspadai Pembobolan ATM dengan Modus Ganjal ATM

Tiga tersangka disebut sudah meraup Rp 300 juta sejak memulai aksi pada Januari 2018.

Dari dua kelompok spesialis pencuri di ATM itu, polisi menyita barang bukti 93 kartu ATM berbagai jenis bank, 1 kaos, 1 kotak tusuk gigi, 1 unit ponsel, uang tunai Rp 50.000, 1 jaket, 1 unit mobil Honda Mobilio beserta STNK, dan 1 unit mobil Honda Jazz beserta STNK.

Edi menyebut, dalam kasus ini ada satu tersangka lagi yang masih buronan. Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.


Komentar

Close Ads X