Geram, Sandiaga Bilang Pemotor yang Naik Trotoar di Tanah Abang Nakal - Kompas.com

Geram, Sandiaga Bilang Pemotor yang Naik Trotoar di Tanah Abang Nakal

Kompas.com - 17/04/2018, 21:11 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga UnoKompas.com/Akhdi Martin Pratama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno geram mendengar masih adanya sepeda motor yang naik ke trotoar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sandiaga menyebut, pemotor yang naik trotoar itu dengan sebutan 'nakal' dan perlu ditindak.

"Nakal itu, nakal. Harus ditertibkan. Itu orang jualan aja enggak boleh, apalagi naik motor," ujar Sandiaga di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).

Baca juga : Sandiaga: Trotoar untuk Pejalan Kaki, Bukan Tempat Tinggal

Sandiaga mengatakan, trotoar diperuntukan untuk pejalan kaki, bukan sepeda motor. Karenanya, lanjut dia, trotoar harus steril untuk pejalan kaki.

"Tidak ada alasan apapun yang memperbolehkan mereka menggunakan trotoar untuk jalur motor," ujar Sandiaga.

Baca juga : Warga Keluhkan Semrawutnya Trotoar di Kramat Jati

Sandiaga mengungkapkan, dia sendiri pernah nyaris tertabrak sepeda motor saat berlari pagi di trotoar kawasan Tanah Abang. Untuk itu, dia meminta petugas harus bisa mensterilkan trotoar.

"Kemarin inget enggak saya lari di situ sampe ketabrak motor, kan langsung kita tertibkan. Jadi tegas aja, simple aja, kalau trotoar itu untuk pejalan kaki," kata Sandiaga.


Komentar

Terkini Lainnya

Ini Hasil Proses Verifikasi Kelengkapan Berkas Bacaleg DPR oleh KPU

Ini Hasil Proses Verifikasi Kelengkapan Berkas Bacaleg DPR oleh KPU

Nasional
KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi 'Presidential Threshold'

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi "Presidential Threshold"

Nasional
Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional

Close Ads X