Bagunan yang Didirikan di Lokasi Kebakaran Taman Kota Akan Dibongkar

Kompas.com - 18/04/2018, 22:44 WIB
Korban kebakaran di Jalan Perumahan Taman Kota, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat sudah mulai membangun kembali rumah mereka pada Selasa (17/4/2018). Pihak pemerintah kota telah mengimbau agar tidak lagi membangun rumah di lokas itu karena lahan itu milik pemerintah daerah. RIMA WAHYUNINGRUMKorban kebakaran di Jalan Perumahan Taman Kota, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat sudah mulai membangun kembali rumah mereka pada Selasa (17/4/2018). Pihak pemerintah kota telah mengimbau agar tidak lagi membangun rumah di lokas itu karena lahan itu milik pemerintah daerah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat akan menggandeng Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan untuk memberikan surat peringatan pembongkaran bagunan kepada warga korban kebakaran Taman Kota yang telah membangun kembali rumah mereka di lokasi bekas kebakaran itu.

Lahan di lokasi itu milik pemerintah daerah dan peruntukannya untuk fasilitas umum atau fasilitas sosial.

"Sudah diimbau masih juga bangun (rumah) lagi. Saya juga minta sama Cipta Karya, bangunan yang sudah dibangun supaya diberi surat peringatan, supaya dibongkar," kata Tamo saat dihubungi, Rabu (18/4/2018).

Baca juga : Korban Kebakaran Taman Kota Tolak Rusun Jatinegara Kaum karena Jauh

Sebelumnya, Satpol PP bersama pihak kecamatan, kelurahan, dan jajaran pemerintahan Jakarta Barat menggelar sosialisasi dan telah memberikan imbauan pada Rabu pekan lalu. Mereka berencana untuk merelokasi warga ke rumah susun.

"Kemarin sudah diingatkan (dan) sudah kami himbau kalau dia masih bangun kami akan bikin posko. Ternyata sebelum sosialisasi sudah ada yang bangun. Akan kami stop dari sekarang," katanya.

Tamo berencana akan membangun sebuah posko dan menambah anggota Satpol PP untuk mengawasi warga Taman Kota agar tidak melanjutkan pembangunan kembali rumah mereka. Hal itu akan dilakukan mulai Kamis besok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya akan menurunkan dua regu anggota yang terdiri dari 20 orang agar warga mengikuti imbauan yang diberikan.

"Kalau kemarin kami cuma patroli, mereka kucing-kucingan bangun lagi. Kami akan bangun posko biar enggak bangun lagi," tambahnya.

Sebanyak 450 rumah ludes terbakar di Jalan Perumahan Taman Kota, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat pada 29 Maret lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Megapolitan
Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Megapolitan
Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Megapolitan
Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Megapolitan
Penjelasan Polisi soal Mobil Rachel Vennya yang Pakai Nopol RFS

Penjelasan Polisi soal Mobil Rachel Vennya yang Pakai Nopol RFS

Megapolitan
Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Megapolitan
Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Megapolitan
PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

Megapolitan
Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.