3 Hal Menarik dari Pertemuan Gubernur Anies dan Presiden Turki Erdogan

Kompas.com - 25/04/2018, 06:33 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Foto tersebut diposting Anies di akun Instagramnya, @aniesbaswedan. Foto dicapture dari akun Instagram Anies, Sabtu (21/4/2018). Repro Bidik Layar InstagramGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Foto tersebut diposting Anies di akun Instagramnya, @aniesbaswedan. Foto dicapture dari akun Instagram Anies, Sabtu (21/4/2018).
Penulis Jessi Carina
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kunjungan ke luar negeri untuk pertama kalinya sejak menjabat di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sejak Senin (16/4/2018) sampai Senin pekan depan (24/4/2018), dia mengunjungi Casablanca di Maroko dan Istanbul di Turki.

Kunjungan tersebut merupakan undangan dari masing-masing wali kota. Banyak kegiatan yang dilakukan Anies selama berada di dua negara itu.

Baca juga : Anies Akan Kirim Tim ke Istanbul untuk Belajar soal Minibus dan Air

Namun, kegiatan yang berkesan karena ada di luar jadwal kegiatan adalah pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Berikut tiga hal menarik dari pertemuan Anies dan Erdogan yang dirangkum Kompas.com.

1. Terjadi kebetulan

Anies sebenarnya tidak pernah menceritakan detail bagaimana dia bisa bertemu dengan Erdogan.

Apakah kebetulan mendatangi tempat yang sama atau ada pada kegiatan yang sama.

Namun, Anies menyiratkan semua momen pertemuannya dengan Erdogan terjadi secara kebetulan.

"Sebuah kebetulan bahwa di sana dan saya ikut juga ditarik beliau. Dia tarik tangan saya 'yuk ikut masuk ke dalam shalat sama-sama. Setelah itu ada zikir, beliau tarik tangan saya juga dan duduk disampingnya," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (24/4/2018).

Baca juga : Cerita Anies Shalat Jumat Bersama Presiden Erdogan...

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

41 Pedagang Pasar Cempaka Putih Positif Covid-19, Ada yang Bergejala tapi Dianggap Biasa

41 Pedagang Pasar Cempaka Putih Positif Covid-19, Ada yang Bergejala tapi Dianggap Biasa

Megapolitan
41 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cempaka Putih Ditutup 3 Hari

41 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cempaka Putih Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Sabu, Alvin Lie: Pemeriksaan Narkoba Seharusnya Rutin Sepanjang Tahun

Pilot Ditangkap karena Sabu, Alvin Lie: Pemeriksaan Narkoba Seharusnya Rutin Sepanjang Tahun

Megapolitan
Ini 15 Jenis Pelanggaran Lalin yang Bakal Ditindak Tegas pada Masa PSBB Transisi

Ini 15 Jenis Pelanggaran Lalin yang Bakal Ditindak Tegas pada Masa PSBB Transisi

Megapolitan
Ahok Heran Reklamasi Ancol Saat Ini Menempel dengan Darat

Ahok Heran Reklamasi Ancol Saat Ini Menempel dengan Darat

Megapolitan
Polisi Sebut Pelanggaran Lalu Lintas Masa PSBB Transisi di Jakarta Meningkat 50 Persen

Polisi Sebut Pelanggaran Lalu Lintas Masa PSBB Transisi di Jakarta Meningkat 50 Persen

Megapolitan
Bima Arya Klaim 150 Bantuan Bus Gratis Cukup Bantu Urai Kepadatan di Stasiun Bogor

Bima Arya Klaim 150 Bantuan Bus Gratis Cukup Bantu Urai Kepadatan di Stasiun Bogor

Megapolitan
Ahli Epidemiologi: Stop Rapid Test, Perbanyak Tes PCR

Ahli Epidemiologi: Stop Rapid Test, Perbanyak Tes PCR

Megapolitan
Kegiatan Tatap Muka Diizinkan, SMPN 2 Bekasi Tetap Belajar Daring karena Alasan Ini

Kegiatan Tatap Muka Diizinkan, SMPN 2 Bekasi Tetap Belajar Daring karena Alasan Ini

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Ingin Ojek Online Diizinkan Angkut Penumpang

Wali Kota Tangerang Ingin Ojek Online Diizinkan Angkut Penumpang

Megapolitan
Mewaspadai Pasar sebagai Klaster Penyebaran Covid-19 di Jakarta...

Mewaspadai Pasar sebagai Klaster Penyebaran Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Pelanggaran PSBB Semakin Banyak

Wali Kota Tangerang: Pelanggaran PSBB Semakin Banyak

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Pakai Sabu, Alvin Lie: Pengawasan Masih Bolong-bolong

3 Pilot Ditangkap karena Pakai Sabu, Alvin Lie: Pengawasan Masih Bolong-bolong

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Begini Prosedur Hewan Kurban Diangkut ke Kepulauan Seribu

Pandemi Covid-19, Begini Prosedur Hewan Kurban Diangkut ke Kepulauan Seribu

Megapolitan
Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kematian Wartawan Metro TV

Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kematian Wartawan Metro TV

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X