Cemburu, Pria Ini Tabrak Tiga Temannya, Satu Meninggal

Kompas.com - 25/04/2018, 21:28 WIB
Polosi mengungkap kasus pembunuhan bermodus kecelakaan lalu lintas di Mapolsek Metro Jakarta Barat pada Rabu (25/4/2018). KOMPAS.com/RIMA WAHYUNINGRUMPolosi mengungkap kasus pembunuhan bermodus kecelakaan lalu lintas di Mapolsek Metro Jakarta Barat pada Rabu (25/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Tambora mengungkap kasus pembunuhan dengan modus kecelakaan lalu lintas.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan kasus pembunuhan itu terjadi di Jalan Kopi, Tambora dan pelaku berinisial KM (39).

"Dilaporkan laka lantas setelah penyelidikan ditemukan bukan laka lantas, tapi pembunuhan dengan sengaja menabrak korban," kata Edy di Mapolsek Metro Jakarta Barat pada Rabu (25/4/2018).

Ia memaparkan, pelaku bersama tiga korban yang merupakan temannya yaitu CK (30), IM (32) dan DP (32) sedang berkumpul pada Senin, 9 April 2018 pukul 01.00 WIB. Pelaku cemburu lantaran pacarnya dekat dengan korban DP.

"Pacar pelaku tidak mau saat dipanggil, pelaku cemburu. Saat bubar pergi, di depan Bank Vicktoria, korban berhenti dan ditabrak oleh pelaku," katanya.

Baca juga : Kronologi Penyekapan Penumpang oleh Sopir Grab Car di Tambora

Barang bukti pengungkapan kasus pembunuhan dengan modus kecelakaan lalu lintas pada Rabu (25/4/2018) di Mapolsek Metro Jakarta Barat.RIMA WAHYUNINGRUM Barang bukti pengungkapan kasus pembunuhan dengan modus kecelakaan lalu lintas pada Rabu (25/4/2018) di Mapolsek Metro Jakarta Barat.

Korban yang ditabrak luka berat yaitu IM dan CK, serta korban DP ditabrak kepalanya terbentur trotoar dan meninggal dunia di tempat.

Setelah kejadian terungkap, polisi mengejar dan menangkap pelaku saat perjalanan ke Palembang.

"Berdasarkan keterangan saksi, pelaku berisnial KM (39) berhasil kita tangkap setelah mneyebrang ke pelabuan Bakauhuni Lampung" tambah Edy.

Baca juga : Sopir GrabCar di Tambora Bawa 2 Rekan untuk Sekap Korban dari Jok Belakang

Dari kejadian ini polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Suzuki Ignis, satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja, satu unit sepeda motor Honda CBR dan pakaian korban yang digunakan saat kejadian.

Tersangka K dikenakan Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun atau penganiayaan mengakibatkan matinya orang maksimal 7 tahun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X