Wacana Pelepasan Saham dan Dividen Rp 40 Miliar dari Perusahaan Bir untuk DKI

Kompas.com - 26/04/2018, 14:15 WIB
Direktur Pemasaran PT Delta Djakarta Ronny Titiheruw di Pullman Thamrin, Rabu (25/4/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARDirektur Pemasaran PT Delta Djakarta Ronny Titiheruw di Pullman Thamrin, Rabu (25/4/2018).

Dividen yang tidak sedikit ini bisa jadi alasan DKI masih gamang melepas sahamnya.

Baca juga: Dividen Rp 37 Miliar dari PT Delta Dinilai Tak Signifikan Dibanding Total Pendapatan Pemprov DKI

Dibandingkan BUMD lainnya, PT Delta Djakarta memberi keuntungan yang baik bagi DKI. Nominalnya peringkat ketiga setelah Bank DKI yang menyumbang Rp 213 miliar pada 2017 dan PT Pembangunan Jaya Ancol dengan dividen Rp 68 miliar.

Direktur Pemasaran PT Delta Djakarta Ronny Titiheruw mengatakan, wacana pelepasan saham tidak dibahas dalam RUPST. 

"Bisa kami pastikan sampai saat ini belum ada komunikasi formal antara Pemprov DKI dengan PT Delta," ujar Ronny.

Baca juga: Sandiaga: Ada Kajian-kajian Sebelum Kami Divestasi PT Delta

Ronny tidak mau ambil pusing soal pelepasan saham ini.

Ia mengatakan, pihaknya bahkan tak mencari pembeli yang siap mengambil alih saham DKI.

"Kami, sih, basically tetap business as usual. Tetap fokus meluaskan pasar dan meningkatkan tumbuhnya bisnis kami," katanya. 

Komisaris baru teman Sandiaga?

Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta dari unsur pengusaha, Sarman Simanjorang, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (30/10/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta dari unsur pengusaha, Sarman Simanjorang, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (30/10/2017).
Selain soal pelepasan saham DKI, pencopotan komisaris juga menjadi pertanyaan dalam RUPST.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi dicopot dari jabatan Komisaris Utama PT Delta Djakarta.

Baca juga: Sandiaga Akui PT Delta Berikan Dividen Besar untuk Pemprov DKI

"Pak Michael juga menjabat komisaris di Bank DKI. Peraturan dari bank sentral tidak bisa menjabat di dua perusahaan," kata Ronny.

Posisi komisaris yang biasa diemban pejabat DKI, kini diberikan ke non-PNS.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (23/4/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (23/4/2018).
Wakil Ketua Kadin DKI Sarman Simanjorang ditunjuk Pemprov DKI untuk menggantikan posisi Michael sebagai komisaris utama.

Baca juga: Soal Lepas Saham Bir, Sandi Tak Mau Berkomentar Sebelum Bertemu PT Delta

Sarman dan Sandiaga memiliki hubungan baik.

Kompas.com mencatat ketika Sandiaga masih berkampanye pada Agustus 2016, Sarman mendampinginya ke Balai Kota DKI untuk bertemu Sekretaris Daerah Saefullah.

Selain Kadin, Sarman juga menjabat Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia, anggota Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta, Ketua Forum Sosial CSR DKI Jakarta, dan anggota Dewan Kehormatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Camat Pamulang Harap MRT Bisa Jadi Solusi Macet di Wilayahnya

Camat Pamulang Harap MRT Bisa Jadi Solusi Macet di Wilayahnya

Megapolitan
Orangtua Tangisi Jenazah Anaknya yang Tersetrum Listrik, Minta PLN Tanggung Jawab

Orangtua Tangisi Jenazah Anaknya yang Tersetrum Listrik, Minta PLN Tanggung Jawab

Megapolitan
Antisipasi Situasi Darurat, Tol Layang Jakarta-Cikampek Dilengkapi Fasilitas Ini

Antisipasi Situasi Darurat, Tol Layang Jakarta-Cikampek Dilengkapi Fasilitas Ini

Megapolitan
Operasional Resmi Tol Layang Jakarta-Cikampek Tunggu Hasil Uji Laik Fungsi

Operasional Resmi Tol Layang Jakarta-Cikampek Tunggu Hasil Uji Laik Fungsi

Megapolitan
Sadar Dikeluhkan Warga, Dirut Dharma Jaya Sebut Pengelolaan Limbah RPH Babi di Kapuk Sedang Diperbaiki

Sadar Dikeluhkan Warga, Dirut Dharma Jaya Sebut Pengelolaan Limbah RPH Babi di Kapuk Sedang Diperbaiki

Megapolitan
Sekolah Tiga Hari Dalam Seminggu, Kak Seto: Itu Buat Anak Tidak Bosan dan Tertekan

Sekolah Tiga Hari Dalam Seminggu, Kak Seto: Itu Buat Anak Tidak Bosan dan Tertekan

Megapolitan
Optimalisasi Pajak BBM, Anggota DPRD Akan Pertemukan Pemprov DKI dengan Ahok

Optimalisasi Pajak BBM, Anggota DPRD Akan Pertemukan Pemprov DKI dengan Ahok

Megapolitan
Dituntut Delapan Bulan Penjara, Pengacara Dari Tommy Winata Ajukan Nota Pembelaan

Dituntut Delapan Bulan Penjara, Pengacara Dari Tommy Winata Ajukan Nota Pembelaan

Megapolitan
Tuntut Ganti Rugi Kerusakan Rumah, Warga Ancam Blokir Jalan Akses Proyek Tol Becakayu

Tuntut Ganti Rugi Kerusakan Rumah, Warga Ancam Blokir Jalan Akses Proyek Tol Becakayu

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta RPH Babi di Kapuk Ditutup, Dirut Dharma Jaya Angkat Bicara

Anggota DPRD DKI Minta RPH Babi di Kapuk Ditutup, Dirut Dharma Jaya Angkat Bicara

Megapolitan
Optimalkan Pendapatan Pajak BBM, Pemprov DKI Akan Pasang Teknologi RFID di SPBU

Optimalkan Pendapatan Pajak BBM, Pemprov DKI Akan Pasang Teknologi RFID di SPBU

Megapolitan
Rekonstruksi Jadi Tontonan, Warga Saksikan Adegan Perencanaan Tawuran Maut di Sunter

Rekonstruksi Jadi Tontonan, Warga Saksikan Adegan Perencanaan Tawuran Maut di Sunter

Megapolitan
Babi di Kapuk Jakbar Jalan dari Kandang ke Rumah Potong, Dharma Jaya Janji Siapkan Truk

Babi di Kapuk Jakbar Jalan dari Kandang ke Rumah Potong, Dharma Jaya Janji Siapkan Truk

Megapolitan
Kutip Ucapan Sandiaga, DPRD DKI Sindir Disdik soal Lulusan SMK Jadi Pengangguran di Jakarta

Kutip Ucapan Sandiaga, DPRD DKI Sindir Disdik soal Lulusan SMK Jadi Pengangguran di Jakarta

Megapolitan
Bantah Anggotanya Intimidasi Wartawan, FBR Tangsel Sebut Itu Ulah Oknum

Bantah Anggotanya Intimidasi Wartawan, FBR Tangsel Sebut Itu Ulah Oknum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X