Sandiaga Beberkan Alasan Tak Tunjuk PNS Jadi Komisaris Utama di PT Delta Djakarta

Kompas.com - 27/04/2018, 09:51 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai memimpin apel Hari Otonomi Daerah di Lapangan Eks IRTI Monas, Rabu (25/4/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai memimpin apel Hari Otonomi Daerah di Lapangan Eks IRTI Monas, Rabu (25/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku memilih Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang sebagai Komisaris Utama PT Delta Djakarta karena beberapa alasan.

Alasan pertama, Sarman memiliki jaringan kuat di dunia pariwisata.

"PT Delta Djakarta itu secara riil adalah perusahaan yang perlu lobi kepada pemerintah pusat yaitu kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan peredaran bir dan minuman beralkohol, juga harus punya hubungan hubungan baik dengan hotel dan tempat tempat pariwisata di seluruh Indonesia, bukan hanya di DKI karena produk ini dijual secara terbaik itu di Bali dan saya melihat ada peluang PT Deltabisa lebih baik lagi kalau memiliki jaringan yang kuat," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).

Baca juga: DPRD Imbau Anies-Sandiaga Tak Lepas Saham DKI dari Perusahaan Bir

Kedua, Sandiaga menyebut, posisi komisaris utama jatuh pada perseorangan karena sulit mencari PNS.

Lazimnya, Pemprov DKI diwakili pejabatnya di dewan komisaris.

"Belum tentu PNS-PNS itu mau, ada yang beberapa yang saya approach, saya bilang, 'Bagaimana, Pak?' 'Ah jangan deh, berat' atau 'Waduh enggak berani haram karena jualan minuman beralkohol'," ujar Sandiaga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Wacana Pelepasan Saham dan Dividen Rp 40 Miliar dari Perusahaan Bir untuk DKI

Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta dari unsur pengusaha, Sarman Simanjorang, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (30/10/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta dari unsur pengusaha, Sarman Simanjorang, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (30/10/2017).
Ia memastikan penunjukan Sarman sudah melalui pertimbangan terbaik.

Sarman direkomendasikan panitia seleksi di Badan Pembinaan BUMD.

Sandiaga mengakui pertemanannya dengan Sarman lantaran ia pernah aktif di Kadin.

"Saya tidak ikut campur langsung dalam penunjukan," kata Sandiaga. 

Baca juga: DKI Tunjuk Wakil Ketua Kadin DKI Jadi Komisaris Utama PT Delta

Bir San Miguel Cerveza Negra produksi PT Delta Djakarta Tbk. Josephus Primus Bir San Miguel Cerveza Negra produksi PT Delta Djakarta Tbk.
Pemprov DKI Jakarta menunjuk Sarman Simanjorang sebagai perwakilannya di Dewan Komisaris PT Delta Djakarta.

Sarman menggantikan posisi Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi sebagai Komisaris Utama.

Pencopotan Michael sebagai komisaris disebabkan karena Michael juga menjabat sebagai komisaris Bank DKI.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Angkot di Depok Menjerit Pemasukan Turun Drastis: Paling Banyak 3 Penumpang

Sopir Angkot di Depok Menjerit Pemasukan Turun Drastis: Paling Banyak 3 Penumpang

Megapolitan
Lurah Gunung Sahari Utara Jemput Warga yang Bandel Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Lurah Gunung Sahari Utara Jemput Warga yang Bandel Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Cari Pelaku yang Bacok Pemotor hingga Kritis di Antasari Jaksel

Polisi Cari Pelaku yang Bacok Pemotor hingga Kritis di Antasari Jaksel

Megapolitan
Hasil Gelar Perkara, Laporan Adam Deni Terhadap Jerinx Naik ke Tahap Penyidikan

Hasil Gelar Perkara, Laporan Adam Deni Terhadap Jerinx Naik ke Tahap Penyidikan

Megapolitan
Pencurian Rp 20 Juta di Truk, Polisi Sebut Saksi Lihat Pelaku Sudah Buntuti Korban dari Jauh

Pencurian Rp 20 Juta di Truk, Polisi Sebut Saksi Lihat Pelaku Sudah Buntuti Korban dari Jauh

Megapolitan
Pembagian Bansos Beras Dimulai, Anies: Tiap Keluarga Akan Terima 10 Kg

Pembagian Bansos Beras Dimulai, Anies: Tiap Keluarga Akan Terima 10 Kg

Megapolitan
Cara Blokir STNK secara Online Agar Tidak Kena Pajak Progresif

Cara Blokir STNK secara Online Agar Tidak Kena Pajak Progresif

Megapolitan
Pemprov DKI Salurkan 5.000 Ton Beras untuk Warga 2 Kelurahan di Cakung

Pemprov DKI Salurkan 5.000 Ton Beras untuk Warga 2 Kelurahan di Cakung

Megapolitan
Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Sebagian Petugas RT/RW di Depok Minta Pungutan, Kantor Pos Klaim Penyaluran BST Door to Door

Megapolitan
BUMD Jaktour: Tersangka Kasus Korupsi Rp 5,1 Miliar Sudah Dipecat Sejak 2017

BUMD Jaktour: Tersangka Kasus Korupsi Rp 5,1 Miliar Sudah Dipecat Sejak 2017

Megapolitan
Sopir Isi Bahan Bakar, Uang Rp 20 Juta di Truk yang Akan Disetor ke Bos Digasak Maling

Sopir Isi Bahan Bakar, Uang Rp 20 Juta di Truk yang Akan Disetor ke Bos Digasak Maling

Megapolitan
Klik Link Ini untuk Cek Daftar Penerima Bansos Beras di Jakarta

Klik Link Ini untuk Cek Daftar Penerima Bansos Beras di Jakarta

Megapolitan
Antusiasnya Warga Warakas Ikut Vaksinasi, 300 Nomor Antrean Habis dalam Setengah Jam

Antusiasnya Warga Warakas Ikut Vaksinasi, 300 Nomor Antrean Habis dalam Setengah Jam

Megapolitan
Jadi Lokasi Pesta Ultah Juy Putri, Hotel Aston Imperial Bekasi Didenda Rp 17 Juta

Jadi Lokasi Pesta Ultah Juy Putri, Hotel Aston Imperial Bekasi Didenda Rp 17 Juta

Megapolitan
Diminta Perbanyak Tempat Karantina Terpusat, Wali Kota Tangsel: Rumah Lawan Covid-19 Masih Cukup

Diminta Perbanyak Tempat Karantina Terpusat, Wali Kota Tangsel: Rumah Lawan Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X