Bekuk Pengedar Narkoba, Polisi Sita 2.597 Butir Ekstasi

Kompas.com - 30/04/2018, 17:40 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti sabu-sabu dan ekstasi yang disita dari pengedar narkotika berinisial Z dan S saat rilis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIPolisi menunjukkan barang bukti sabu-sabu dan ekstasi yang disita dari pengedar narkotika berinisial Z dan S saat rilis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi berinisial Z ditangkap polisi di rumah temannya di wilayah Condet, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (27/4/2018).

Saat ditangkap, Z mengantongi 2.597 butir ekstasi dan 41,42 gram sabu-sabu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, Z merupakan pengedar yang biasa mengirimkan sabu-sabu dan ekstasi dalam jumlah besar.

Namun, pelaku juga sering menjual paket narkotika dalam jumlah yang lebih kecil.

Baca juga : Sandiaga Minta Pengedar Narkoba di Kampung Ambon Di-810-kan

"Ini kurang lebih Rp 15 juta sekali pengiriman. Dia ini hanya menjual berdasarkan instruksi lewat telepon, dikirim ke wilayah Jakarta. Dia transaksinya di jalan," ujar Indra, saat merilis kasus tersebut, di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018).

Sebelum menangkap Z, polisi terlebih dahulu menangkap pria berinisial S, di sebuah hotel di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/4/2018).

Baca juga : Berusaha Rebut Senjata Polisi, 3 Bandar Narkoba Ditembak Mati

Dia ditangkap saat mengonsumsi dan menjual narkotika dalam jumlah kecil. Saat diperiksa polisi, S mengaku mendapatkan obat-obatan terlarang itu dari Z.

Dari keterangan S itulah polisi berhasil menangkap Z. "Kami sita lima bungkus plastik berisi sabu juga, seberat 4,39 gram," kata Indra.

Dari kejadian tersebut, kedua tersangka dijerat Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X