Amien Rais Sobek-sobek Topeng Tenaga Kerja Asing di Tengah Demo Buruh

Kompas.com - 01/05/2018, 13:37 WIB
Mantan Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Amien Rais berorasi di hadapan para peserta demo serikat buruh di depan gedung DPR/MPR RI, Selasa (1/5/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaMantan Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Amien Rais berorasi di hadapan para peserta demo serikat buruh di depan gedung DPR/MPR RI, Selasa (1/5/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI, Amien Rais, yang juga Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional berorasi di hadapan para peserta demo terkait Hari Buruh Internasional di Gedung DPR/MPR RI, Selasa (1/5/2018).

Di hadapan para buruh, Amien Rais menyobek topeng wajah tenaga kerja asing. "Sobek, sobek topeng orang asing," teriak para buruh kala melihat Amien Rais memegang topeng yang juga mereka gunakan dalam aksi.

Suara para peserta demo bergemuruh ketika Amien Rais menyobek-nyobek topeng tersebut.

Baca juga : PAN Minta Pemerintah Serius Penuhi Hak Buruh


Saat berorasi di atas mobil komando, Amien Rais didampingi Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi, Wakil Ketrua DPR RI Fadli Zon, dan para orator lainnya.

"Jadi TKI (tenaga kerja Indonesia) kita sendiri kelimpungan dalam bekerja, tetapi berbondong-bondong buruh kasar asing didatangkan. Mungkin sampai ratusan ribu, mungkin sampai angka-angka yang sangat mengerikan," ujar Amien dalam orasinya.

Masuknya tenaga kerja asing ini juga disoroti oleh Dede Yusuf dalam orasinya. Ia merasa prihatin akan banyaknya tenaga kasar asing yang masuk Indonesia.

Keberadaan tenaga kerja asing ini dikhawatirkannya akan menggeser para pekerja asli Indonesia.

"Terakhir masalah asing, intinya jika yg masuk bukan ekspat (pekerja profesional) tapi pekerja kasar, tangkap pekerja kasar. Kalau ilegal, enggak punya izin, tangkap. Tapi kita harus mampu melihat asing boleh kerja asalkan jabatan sesuai yang ditetapkan UU," paparnya.

Baca juga : Plt Gubernur Jateng: Jangan Memprovokasi Buruh Memusuhi Pengusaha

Untuk membahas masalah masuknya tenaga kasar asing dan berbagai tuntutan buruh lainnya, Dede Yusuf mengajak 20 perwakilan buruh masuk Gedung DPR untuk berdiskusi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Damkar Cek Plafon Rumah Warga Cakung yang Diduga Berisi Ular, Ternyata Isinya...

Petugas Damkar Cek Plafon Rumah Warga Cakung yang Diduga Berisi Ular, Ternyata Isinya...

Megapolitan
Harga Paket Wisata di Kepulauan Seribu Naik 20 Persen Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Harga Paket Wisata di Kepulauan Seribu Naik 20 Persen Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Pohon di Duri Kepa Tumbang Menimpa Kabel, Listrik di Permukiman Warga Padam

Pohon di Duri Kepa Tumbang Menimpa Kabel, Listrik di Permukiman Warga Padam

Megapolitan
Pernah Wacanakan yang Sama, Anies Enggan Komentari Rencana Nadiem Hapus UN

Pernah Wacanakan yang Sama, Anies Enggan Komentari Rencana Nadiem Hapus UN

Megapolitan
Aktivitas Penerbangan Saat Natal dan Tahun Baru Diprediksi Hanya Naik 1 Persen, Ini Kata Menhub

Aktivitas Penerbangan Saat Natal dan Tahun Baru Diprediksi Hanya Naik 1 Persen, Ini Kata Menhub

Megapolitan
Bantah PSI, Pemprov DKI Sebut Pembangunan LRT oleh Dishub Tak Langgar Aturan

Bantah PSI, Pemprov DKI Sebut Pembangunan LRT oleh Dishub Tak Langgar Aturan

Megapolitan
Ada Ormas Tolak DWP, Ketua DPRD: Itu Pendapatan DKI dan Bukan Tahun Ini Saja

Ada Ormas Tolak DWP, Ketua DPRD: Itu Pendapatan DKI dan Bukan Tahun Ini Saja

Megapolitan
90 Persen Penginapan di Kepulauan Seribu Sudah Dipesan untuk Libur Natal dan Tahun Baru

90 Persen Penginapan di Kepulauan Seribu Sudah Dipesan untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Sekuriti yang Tangkap Pasien RSJ Soeharto Heerdjan

Polisi Akan Periksa Sekuriti yang Tangkap Pasien RSJ Soeharto Heerdjan

Megapolitan
Kata Lurah soal Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek, Sebut Sulit Lakukan Mediasi

Kata Lurah soal Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek, Sebut Sulit Lakukan Mediasi

Megapolitan
2 Pohon Tumbang Saat Hujan yang Disertai Angin di Cakung

2 Pohon Tumbang Saat Hujan yang Disertai Angin di Cakung

Megapolitan
Pohon Biola Cantik di Duri Kepa Tumbang, Kabel Listrik pun Terbakar

Pohon Biola Cantik di Duri Kepa Tumbang, Kabel Listrik pun Terbakar

Megapolitan
Anies: Dua Nama Cawagub Sudah Sembilan Bulan di DPRD DKI, Dewan Harus Putuskan

Anies: Dua Nama Cawagub Sudah Sembilan Bulan di DPRD DKI, Dewan Harus Putuskan

Megapolitan
Pemprov DKI Beri Mesin Kremasi buat Umat Hindu di Jakarta

Pemprov DKI Beri Mesin Kremasi buat Umat Hindu di Jakarta

Megapolitan
Sejarah Pasar Senen, Bekas Tempat Tuan Tanah Belanda hingga PKL Era Ali Sadikin

Sejarah Pasar Senen, Bekas Tempat Tuan Tanah Belanda hingga PKL Era Ali Sadikin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X