Pemulung Temukan Bayi Laki-laki Berusia 1 Hari di Dalam Kardus di Pancoran Mas

Kompas.com - 02/05/2018, 13:32 WIB
Ilustrasi bayi. miraclebaby.co.ukIlustrasi bayi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesosok bayi laki-laki terbungkus kain di dalam kardus ditemukan seorang pemulung di sebuah lahan kosong di Jalan Gurame 9, RT 005 RW 008, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Rabu (2/5/2018).

"Yang menemukan pemulung pagi tadi sekitar pukul 07.30. Dia (pemulung) sedang mencari rongsokan dan melihat kardus yang di dalamnya berisi bayi dalam kondisi hidup," ucap Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Roni menjelaskan, setelah menemukan bayi laki-laki tersebut, pemulung langsung melaporkan kepada warga sekitar.

Baca juga: Usai Naik Permainan Anak-anak, Bayi 11 Bulan Tewas Tersetrum

Setelah itu, pemulung bersama warga melaporkan temuan tersebut kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Kelurahan Depok Jaya.

Menurut Roni, bayi tersebut diperkirakan masih berusia satu hari.

Kondisi sang bayi saat ini cukup baik setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bakti Yuda.

Tidak hanya bayi, polisi juga menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis orangtuanya di dalam kardus tersebut. 

Baca juga: Polisi Sebut Orangtua Kenal dengan Penculik Bayi Berusia 25 Hari

"Isi suratnya kurang lebih meminta menjaga bayi tersebut bagi yang menemukan. Kondisi terkini dari laporan petugas di sana cukup baik dan sudah dirawat di Bakti Yuda," ujarnya. 

Pihaknya berupaya mencari tahu pelaku atau orang yang tega membuang bayi laki-laki tersebut. 

"Kami akan usut, ya. Saat ini saya sedang tidak ada di lokasi, tetapi akan saya infokan nanti," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang: Jual Daging Sapi Mahal Enggak Laku, Kalau Murah Kami Rugi

Pedagang: Jual Daging Sapi Mahal Enggak Laku, Kalau Murah Kami Rugi

Megapolitan
Alat PCR Rusak, Sampel Swab Pasien Covid-19 di Tangsel Dikirim ke Laboratorium Lain

Alat PCR Rusak, Sampel Swab Pasien Covid-19 di Tangsel Dikirim ke Laboratorium Lain

Megapolitan
Alat PCR Rusak, Labkesda Tangsel Tak Terima Sampel Terkait Covid-19 Mulai Hari Ini

Alat PCR Rusak, Labkesda Tangsel Tak Terima Sampel Terkait Covid-19 Mulai Hari Ini

Megapolitan
Satgas Covid-19 IDI: Menambah RS Covid-19 Tidak Menyelesaikan Masalah

Satgas Covid-19 IDI: Menambah RS Covid-19 Tidak Menyelesaikan Masalah

Megapolitan
Kisah Penyintas Bom Thamrin: Berjuang Setelah Kehilangan Pekerjaan dan Masih Trauma

Kisah Penyintas Bom Thamrin: Berjuang Setelah Kehilangan Pekerjaan dan Masih Trauma

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok Massal, Los di Pasar Kranji Bekasi Kosong

Pedagang Daging Sapi Mogok Massal, Los di Pasar Kranji Bekasi Kosong

Megapolitan
Jawaban Basarnas Soal Heboh Tanda SOS di Pulau Laki

Jawaban Basarnas Soal Heboh Tanda SOS di Pulau Laki

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso Harus Siapkan Dokumen Ini

Pasien Covid-19 yang Dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso Harus Siapkan Dokumen Ini

Megapolitan
Aksi Pelecehan Seksual di Kompleks Perumahan Isa Bajaj, Ada yang Pamer Alat Vital hingga Begal Payudara

Aksi Pelecehan Seksual di Kompleks Perumahan Isa Bajaj, Ada yang Pamer Alat Vital hingga Begal Payudara

Megapolitan
Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Hampir 100 Persen Terisi

Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Hampir 100 Persen Terisi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Barat Melonjak Dua Kali Lipat 2 Pekan Terakhir

Kasus Covid-19 di Jakarta Barat Melonjak Dua Kali Lipat 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Menanti Gebrakan Pemerintah Pusat di Tengah Kolapsnya RS Covid-19 di Jabodetabek

Menanti Gebrakan Pemerintah Pusat di Tengah Kolapsnya RS Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X