Kompas.com - 03/05/2018, 16:28 WIB
Pertokoaan di Jalan Bekasi Barat, Jatinegara siap dihiasi cat warna-warni, Kamis (3/5/2018) Stanly RavelPertokoaan di Jalan Bekasi Barat, Jatinegara siap dihiasi cat warna-warni, Kamis (3/5/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar, akan menyulap kawasan Jatinegara tepatnya di sepanjang Jalan Bekasi Barat, menjadi kawasan pertokoan warna-warni.

Langkah ini dilakukan menyusul rencana pembangunan Jatinegara, menjadi kawasan tertib kota di Jakarta Timur.

"Sepanjang jalan ini nanti toko-tokonya akan kita cat warna-warni. Kita akan buat lebih semarak. Kita sudah sosialisasikan dengan para pemilik toko dan mereka setuju," ujar Abu Bakar, kepada wartawan, di Jatinegara, Kamis (3/5/2018).

Baca juga : Penataan Jatinegara Terkendala Anggaran Relokasi Pedagang Ikan Hias

Selain membuat konsep pertokoan warna-warni, lanjut Abu Bakar, juga akan ada hiasan mural di tembok dekat Stasiun Jatinegara. Tapi untuk prosesnya, masih menunggu keputusan dari PJKA selaku pemilik lahan.

Sementara itu, Lurah Rawa Bunga Agustina mengatakan, proses pengecatan pertokoan akan dilakukan mulai hari Minggu (6/5/2018) besok. Sedangkan untuk cat-nya, berasal dari swadaya warga.

Baca juga : Satpol PP Jatinegara Tertibkan Trotoar Otistas dari PKL dan Parkir Liar

"Cat benar-benar dari swadaya warga Rawa Bunga. Jadi kita start nanti hari Minggu mulai dari sisi jembatan, kita juga akan kerjakan secara swadaya dari peran serta masyarakat, termasuk pemilik toko," ujar Agustina.

Selain mengecat pertokoan, nantinya kawasan Pasar Lokomotif yang baru ditertibkan dari pedagang unggas, juga akan dibuatkan gapura menggunakan dana CSR.

Baca juga : Penataan Jatinegara Jadi Prioritas Pembangunan di Jakarta Timur

"Gapura Pasar Lokomotif juga kita buat, makanya tadi kita minta plang yang lama di lepas. Untuk pengecatan toko, kita target dalam satu minggu selesai," ujar dia.

Seperti diketahui, kawasan Jalan Bekasi Barat juga dipilih menjadi lokasi sentra kuliner malam dengan konsep layaknya Malioboro, yang menggunakan UMKM binaan OK OCE.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Megapolitan
Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Megapolitan
Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan 'Door to Door'

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan "Door to Door"

Megapolitan
2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

Megapolitan
Sindir Anies 'Kerja Senyap' Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Sindir Anies "Kerja Senyap" Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Megapolitan
Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Megapolitan
Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Megapolitan
Dibawa Jaksa untuk Beratkan Munarman, Saksi: Saya Lebih Pilih Abang daripada yang Tangkap Saya

Dibawa Jaksa untuk Beratkan Munarman, Saksi: Saya Lebih Pilih Abang daripada yang Tangkap Saya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.