Berkas Lengkap, Pengurusan Dokumen di Dukcapil Kini Beres 1x24 Jam

Kompas.com - 04/05/2018, 10:35 WIB
Antrean warga yang mengurus KTP elektronik masih nampak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu (22/10/2017) sore. Layanan pengurusan KTP elektronik yang dibuka sejak hari Rabu (18/10/2017) ini diminati oleh warga dari Jakarta dan sekitarnya. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Antrean warga yang mengurus KTP elektronik masih nampak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu (22/10/2017) sore. Layanan pengurusan KTP elektronik yang dibuka sejak hari Rabu (18/10/2017) ini diminati oleh warga dari Jakarta dan sekitarnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelayanan pengurusan dokumen kependudukan di kantor Dinas atau Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kini bisa diselesaikan dalam waktu 1x24 jam. Salah satunya di Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Utara.

Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Utara Erik Polim menyatakan, pelayanan administrasi kependudukan dapat diselesaikan dalam waktu 1x24 jam selama pemohon bisa melengkapi berkas-berkasnya.

"Sesuai dengan surat kalau sudah lengkap (berkasnya) ya untuk 1x 24 jam itu. Ini masih kami verifikasi (data-datanya), kalau sudah biodata gitu ya kami langsung jadi," kata Erik ketika dihubungi, Jumat (4/5/2018).

Menurut Erik, dokumen-dokumen yang kepengurusannya dapat selesai dalam waktu 1x24 jam terdiri dari perubahan data, pembuatan surat pindah, hingga pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

Untuk pelayanan pembuatan E-KTP, kata Erik, warga diimbau untuk mengecek kembali data-datanya sebelun mengajukan permohonan pembuatan E-KTP.

"Kami minta yang bersangkutan datang ke sini dan data-datanya dicek kembali, karena kalau ada yang tanda tangannya berbeda kan repot juga," katanya.

Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan edaran yang menginstruksikan setiap pelayanan pengurusan dokumen kependudukan dapat diselesaikan dalam waktu 24 jam.

"Beberapa dokumen kependudukan juga ditingkatkan kualitas layanannya seperti KK, KTP-el, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Kematian, dan Surat Keterangan Pindah. Dokumen tersebut dalam waktu satu jam atau paling lama 24 jam juga diterbitkan sejak persyaratan dinyatakan lengkap oleh petugas," demikian siaran pers Kementerian Dalam Negeri, Rabu lalu.

Baca juga : Permendagri Diterbitkan, Urus E-KTP Sampai Jadi Maksimal 1 Hari!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelakuan Pembeli Borong Minyak Goreng Rp 14.000, Ajak Sekeluarga karena Pembelian Dibatasi

Kelakuan Pembeli Borong Minyak Goreng Rp 14.000, Ajak Sekeluarga karena Pembelian Dibatasi

Megapolitan
Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Wacana Hentikan Sementara Aturan Ganjil Genap

Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Wacana Hentikan Sementara Aturan Ganjil Genap

Megapolitan
51 Guru dan Siswa di Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong Positif Covid-19

51 Guru dan Siswa di Sekolah Insan Cendekia Madani Serpong Positif Covid-19

Megapolitan
Kronologi Polantas Ditabrak Pemotor yang Terobos Jalur Transjakarta di Simpang PGC

Kronologi Polantas Ditabrak Pemotor yang Terobos Jalur Transjakarta di Simpang PGC

Megapolitan
Sindir Anies Tak Turun Cek Lokasi Formula E, PSI: Padahal ke Warteg Saja Sempat

Sindir Anies Tak Turun Cek Lokasi Formula E, PSI: Padahal ke Warteg Saja Sempat

Megapolitan
Vaksinasi Dosis Ketiga secara 'Door to Door' Jangkau Lansia di Utan Panjang

Vaksinasi Dosis Ketiga secara "Door to Door" Jangkau Lansia di Utan Panjang

Megapolitan
Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Bunuh Istrinya di Duren Sawit

Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Bunuh Istrinya di Duren Sawit

Megapolitan
Berbincang lewat Zoom dengan Rahmat Effendi yang Ditahan KPK, Golkar Bekasi Klaim Tak Langgar Aturan

Berbincang lewat Zoom dengan Rahmat Effendi yang Ditahan KPK, Golkar Bekasi Klaim Tak Langgar Aturan

Megapolitan
Berlokasi di Dekat Klaster Covid-19 Krukut, SMKN 35 Hentikan PTM karena Temuan Kasus Positif

Berlokasi di Dekat Klaster Covid-19 Krukut, SMKN 35 Hentikan PTM karena Temuan Kasus Positif

Megapolitan
5 Warga Kota Tangerang Positif Omicron, 2 di Antaranya Pelaku Perjalanan Luar Negeri

5 Warga Kota Tangerang Positif Omicron, 2 di Antaranya Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Megapolitan
Disindir Anies 'Kurang Kerjaan' karena Cek Sirkuit Formula E, PSI: Kami Paham Bapak Sangat Sibuk

Disindir Anies "Kurang Kerjaan" karena Cek Sirkuit Formula E, PSI: Kami Paham Bapak Sangat Sibuk

Megapolitan
Siswa SMPN 85 Positif Covid-19, Pihak Sekolah Pastikan Bukan Klaster PTM

Siswa SMPN 85 Positif Covid-19, Pihak Sekolah Pastikan Bukan Klaster PTM

Megapolitan
8 Pengedar Ganja yang Ditangkap di Tangsel Bertransaksi secara Online

8 Pengedar Ganja yang Ditangkap di Tangsel Bertransaksi secara Online

Megapolitan
8 Tersangka Pengedar Ditangkap, Polisi Amankan 24 Kilogram Ganja

8 Tersangka Pengedar Ditangkap, Polisi Amankan 24 Kilogram Ganja

Megapolitan
Ardhito Pramono Direhabilitasi, Proses Hukum Kasus Narkobanya Tetap Berjalan

Ardhito Pramono Direhabilitasi, Proses Hukum Kasus Narkobanya Tetap Berjalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.