Rusun DP 0 Rupiah Akan Dibangun di Kawasan Jakarta International Stadium

Kompas.com - 05/05/2018, 05:37 WIB
Sandiaga Uno pastikan stok pangan Lebaran aman tanpa kenaikan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (4/5/2018) Stanly RavelSandiaga Uno pastikan stok pangan Lebaran aman tanpa kenaikan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (4/5/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah provinsi akan membangun hunian dengan skema DP 0 rupiah di kawasan yang akan dibangun stadion bertaraf internasional Jakarta International Stadium di Sunter, Jakarta Utara.

Konsep hunian itu, lanjut Sandi, berbentuk rusun.

"Kami hadirkan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Itu konsepnya DP 0 rupiah," ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (4/5/2018).

Baca juga: Enam Hal Menarik Soal Rumah DP 0 Rupiah di Pembahasan RPJMD DKI

Sandi mengatakan, rencananya ada 320 unit rusun yang akan dibangun. Harga rusun di kawasan tersebut direncanakan mirip dengan harga Rusun Klapa Village di Jakarta Timur yang juga merupakan hunian dengan skema 0 rupiah.

Di Rusun Klapa Village, harga per unit untuk tipe 36 adalah Rp 320 juta dan tipe 21 harganya Rp 185 juta.

Namun, sama seperti Klapa Village, Sandi enggan menjelaskan skema pembiayaannya.

"Iya mirip-mirip begitu (Klapa Village), karena ini bagian dari kerja sama pemerintah daerah dengan badan usaha (KPDBU)," ujar Sandi.

Baca juga : 40 Tahun Diadopsi Warga Belanda, Andre Menangis Saat Bertemu Ibunya di Lampung

Sementara itu, groundbreaking stadion sepak bola berstandar internasional di kawasan itu akan dilakukan pada Oktober 2018.

Estimasi biaya pembangunannya mencapai Rp 4,7 triliun. Pembiayaan menggunakan skema KPDBU dimana Pemprov DKI tidak mengeluarkan satu rupiah pun anggaran dari APBD DKI.

Selain rusun dengan skema DP 0 rupiah, rencananya juga akan dibangun apartemen, hotel berbintang, masjid tiga lantai, serta sejumlah fasilitas komersial lainnya.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdapat 32.000 Lulusan SD, Daya Tampung SMPN di Kota Tangerang Hanya 10.600

Terdapat 32.000 Lulusan SD, Daya Tampung SMPN di Kota Tangerang Hanya 10.600

Megapolitan
Belum Ada Kasus, Dirut Yakin MRT Jakarta Aman dari Penularan Covid-19

Belum Ada Kasus, Dirut Yakin MRT Jakarta Aman dari Penularan Covid-19

Megapolitan
Tes Massal di Kantor Kecamatan Pamulang, 9 Warga Dinyatakan Reaktif Covid-19

Tes Massal di Kantor Kecamatan Pamulang, 9 Warga Dinyatakan Reaktif Covid-19

Megapolitan
Kapolri: Polisi Terjerat Narkoba Harusnya Dihukum Mati

Kapolri: Polisi Terjerat Narkoba Harusnya Dihukum Mati

Megapolitan
Calon Penumpang Pesawat Bisa Drive Thru Rapid Test Covid-19 di Bandara Soetta

Calon Penumpang Pesawat Bisa Drive Thru Rapid Test Covid-19 di Bandara Soetta

Megapolitan
Pemkot Bekasi Telusuri Pihak yang Buang Limbah Medis ke TPA Sumur Batu

Pemkot Bekasi Telusuri Pihak yang Buang Limbah Medis ke TPA Sumur Batu

Megapolitan
Hakim Kabulkan Gugatan Diskotek Golden Crown, Pemprov DKI Harus Batalkan Pencabutan Izin Usaha

Hakim Kabulkan Gugatan Diskotek Golden Crown, Pemprov DKI Harus Batalkan Pencabutan Izin Usaha

Megapolitan
Polisi Musnahkan 1,2 Ton Sabu dan 410 Ganja Jaringan Internasional

Polisi Musnahkan 1,2 Ton Sabu dan 410 Ganja Jaringan Internasional

Megapolitan
Pilkada Depok 2020, Gerindra Gandeng PDI-P dan Ogah Koalisi dengan PKS

Pilkada Depok 2020, Gerindra Gandeng PDI-P dan Ogah Koalisi dengan PKS

Megapolitan
Pedagang Belum Tahu Pasar Cipete Selatan Boleh Beroperasi Normal

Pedagang Belum Tahu Pasar Cipete Selatan Boleh Beroperasi Normal

Megapolitan
Sistem Ganjil Genap Dihapus, Pedagang Tanah Abang Senang Bisa Berjualan Setiap Hari

Sistem Ganjil Genap Dihapus, Pedagang Tanah Abang Senang Bisa Berjualan Setiap Hari

Megapolitan
Ikappi Minta Pemprov DKI Siapkan Kantong Alternatif untuk Dagangan Basah

Ikappi Minta Pemprov DKI Siapkan Kantong Alternatif untuk Dagangan Basah

Megapolitan
Pamulang Masuk Zona Merah Covid-19, Dinkes Tangsel dan BIN Tes Massal Warga

Pamulang Masuk Zona Merah Covid-19, Dinkes Tangsel dan BIN Tes Massal Warga

Megapolitan
Pasar Cibubur Produksi Satu Ton Sampah Plastik dalam Sebulan

Pasar Cibubur Produksi Satu Ton Sampah Plastik dalam Sebulan

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Terbanyak di Pancoran Mas dan Sawangan

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Terbanyak di Pancoran Mas dan Sawangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X