Berkali-kali Ditertibkan, Ojek "Online" Tetap Mangkal di Tengah Jalan Mangga Dua

Kompas.com - 07/05/2018, 14:02 WIB
Sejumlah pengemudi ojek online tetap nekat memarkirkan kendaraannya di tepian jalur bus Transjakarta di Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara, tepatnya di depan ITC dan Mal Mangga Dua, Senin (7/5/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSejumlah pengemudi ojek online tetap nekat memarkirkan kendaraannya di tepian jalur bus Transjakarta di Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara, tepatnya di depan ITC dan Mal Mangga Dua, Senin (7/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengemudi ojek online nekat memarkirkan kendaraannya di tepi jalur bus Transjakarta di Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara, Senin (7/5/2018). 

Padahal, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara dan Satuan Lalu Lintas Jakarta Utara telah berulang kali menertibkan para pengemudi ojek online tersebut.

"Sudah kami tertibkan, Mas, tetapi memang jumlahnya banyak sekali," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Benhard Hutajulu kepada Kompas.com, Senin (7/5/2018).

Baca juga: Kucing-kucingan Ojek Online di Tepi Busway Mangga Dua dengan Petugas

Berdasarkan pantauan Kompas.com, ada belasan pengemudi ojek online yang parkir di sana.

Kebanyakan mereka mangkal di bawah jembatan penghubung ITC Mangga Dua.

Mereka mengatakan, pihaknya bersama kepolisian sering menertibkan kawasan tersebut. Namun, para pengemudi ojek online tetap mangkal di sana agar tidak membayar parkir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau razia sih memang sudah beberapa kali, tetapi, ya, kami terpaksa mangkal di sini karena kalau harus bayar parkir, kan, mahal," kata seorang pengemudi ojek online, Farhan.

Baca juga: Potret Ojek Online Parkir Berjajar di Samping Jalur Bus Transjakarta Mangga Dua

Sebelumnya, pada Minggu (15/4/2018), Kompas.com menemui sejumlah pengemudi ojek online yang memarkirkan kendaraannya di tepi separator jalur transjakarta Mangga Dua. 

Para pengemudi ojek online mengaku terpaksa memarkirkan kendaraan mereka di tengah jalan karena tidak mendapat tempat menunggu penumpang.

Bila pun ada, mereka tetap ditarik ongkos parkir yang nilainya dianggap tidak sedikit.

Kompas TV Sementara, untuk tarif akan ada penurunan tarif hanya di ruas tol baru, bukan ruas tol lama.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Banjir Surut di Gandaria City, Pemkot Jaksel Keruk Lumpur Kali Grogol dan Lebarkan Saluran

Percepat Banjir Surut di Gandaria City, Pemkot Jaksel Keruk Lumpur Kali Grogol dan Lebarkan Saluran

Megapolitan
Ibu dan Anak yang Ditemukan Berpelukan saat Rumah di Kalideres Ambruk Tewas

Ibu dan Anak yang Ditemukan Berpelukan saat Rumah di Kalideres Ambruk Tewas

Megapolitan
Kronologi Rumah di Kalideres Ambruk dan Tewaskan Ibu dan Balitanya

Kronologi Rumah di Kalideres Ambruk dan Tewaskan Ibu dan Balitanya

Megapolitan
Polisi Gagalkan Rencana Tawuran di Kebayoran Baru, 3 Remaja Ditangkap Barbuk Pedang dan Celurit

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran di Kebayoran Baru, 3 Remaja Ditangkap Barbuk Pedang dan Celurit

Megapolitan
Soal Reklamasi Teluk Jakarta, Pemprov DKI: Pulau yang Terbangun Dikelola untuk Publik

Soal Reklamasi Teluk Jakarta, Pemprov DKI: Pulau yang Terbangun Dikelola untuk Publik

Megapolitan
Dikritik LBH Jakarta soal Hunian, Pemprov DKI: Tinggal Tidak Selalu Bermakna Memiliki Rumah

Dikritik LBH Jakarta soal Hunian, Pemprov DKI: Tinggal Tidak Selalu Bermakna Memiliki Rumah

Megapolitan
Keceriaan dan Antusias Warga hingga Pedagang di Balik Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan

Keceriaan dan Antusias Warga hingga Pedagang di Balik Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan

Megapolitan
Bantah LBH Jakarta soal Isu Banjir, Pemprov DKI Sebut Tidak Berorientasi Betonisasi

Bantah LBH Jakarta soal Isu Banjir, Pemprov DKI Sebut Tidak Berorientasi Betonisasi

Megapolitan
Pemprov DKI Tanggapi Rapor Merah LBH Jakarta soal Buruknya Kualitas Udara

Pemprov DKI Tanggapi Rapor Merah LBH Jakarta soal Buruknya Kualitas Udara

Megapolitan
Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Megapolitan
UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Megapolitan
UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Megapolitan
Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.