Tak Beri PMD untuk BUMD, Sandiaga Ingin Dananya Dialihkan ke Subsidi Pangan

Kompas.com - 09/05/2018, 18:35 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pada Rabu (9/5/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pada Rabu (9/5/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin badan usaha milik daerah ( BUMD) tidak bergantung pada penyertaan modal daerah (PMD).

Ia ingin dana PMD pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bisa dialihkan ke hal lain seperti subsidi pangan.

"Jadi kegiatan-kegiatan yang betul-betul ditunggu oleh masyarakat, subsidi pangan kita bisa tingkatkan. Bagaimana penyerapannya juga (bisa ditingkatkan), sekarang ini mungkin kurang ya," ujar Sandiaga di Gedung World Trade Center, Jalan Sudirman, Rabu (9/5/2018).

Baca juga : Sandiaga Targetkan 1 BUMD IPO Setiap Tahun


Sandiaga pun menyinggung perkataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut bahwa asupan makanan penting dalam menciptakan anak-anak yang berkualitas.

"Salah satunya kita berikan asupan protein yang lebih baik buat anak-anak kita, sehingga kita bisa bersaing," ujar Sandiaga.

Selain itu, menurut dia, dana PMD bisa dialihkan ke pembangunan infrastruktur, khususnya infrastruktur yang tidak bisa dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Baca juga : Kata Sandiaga, Menteri Puan Usulkan Siswa Tak Libur Saat Asian Games

Sandiaga juga mendorong BUMD untuk bisa initial public offering (IPO). Setiap tahun, Sandiaga ingin setidaknya ada satu BUMD yang IPO.

"Kami akan Insya Allah bertugas lima tahun, jadi kita targetkan lima BUMD yang akan melenggang ke bursa saham maupun menawarkan saham atau obligasi," ujar Sandiaga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SDN Teluk Pucung 1 Bekasi Dibobol Maling

SDN Teluk Pucung 1 Bekasi Dibobol Maling

Megapolitan
Revitalisasi Pasar Anyar Kota Tangerang Terancam Batal

Revitalisasi Pasar Anyar Kota Tangerang Terancam Batal

Megapolitan
Polisi: Klinik Aborsi Ilegal di Paseban Dapat Rahasiakan Identitas Pasien

Polisi: Klinik Aborsi Ilegal di Paseban Dapat Rahasiakan Identitas Pasien

Megapolitan
RH Disebut Sering Aniaya hingga Racuni Kucing-kucing di Bekasi

RH Disebut Sering Aniaya hingga Racuni Kucing-kucing di Bekasi

Megapolitan
Batan: Paparan Radiasi Nuklir di Batan Indah Telah Turun 90 Persen

Batan: Paparan Radiasi Nuklir di Batan Indah Telah Turun 90 Persen

Megapolitan
Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Megapolitan
Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Megapolitan
Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Megapolitan
Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Megapolitan
Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Megapolitan
Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Megapolitan
DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

Megapolitan
Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Megapolitan
Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X