OK OCE Mart Pertama Kini Sepi, Ini Kata Sandiaga Uno

Kompas.com - 12/05/2018, 16:46 WIB
OK-OCE Mart di kawasan Jalan Cikajang, Jakarta Selatan pada Kamis (6/4/2017). Kompas.com/Akhdi Martin PratamaOK-OCE Mart di kawasan Jalan Cikajang, Jakarta Selatan pada Kamis (6/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebutkan bahwa gerai OK OCE Mart pertama di Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini sepi pembeli.

Oleh karena itu, menurut Sandiaga, OK OCE Mart yang diresmikan olehnya pada April 2017 itu akan direvitalisasi.

"Karena ternyata tempatnya yang di Cikajang, salah satu yang pertama itu, tidak terlalu bisa berkompetensi harganya dengan tetangganya karena suplainya mahal," kata Sandiaga di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/5/2018).

OK OCE Mart itu dimiliki dan berdiri di atas kantor milik Alex Asmasoebrata. Sehari-hari OK OCE Mart ini tampak sepi bila dibandingkan dengan gerai Circle K yang ada di sebelahnya.

Baca juga: Sandiaga: Belum Ada Pekerja Alexis yang Daftar OK OCE

Menurut Sandiaga, revitalisasi akan dilakukan dengan merubah fungsi OK OCE Mart dari mini market menjadi gerai utama bekerja sama dengan PD Pasar Jaya.

"Jadi bersama PD Pasar Jaya, ada programnya. Gerai OK OCE (Pap n Mam Store). Jadi itu nanti direvitalisasi. Pak Alex sih berharap bisa dilaunching revitaliasinya nanti setelah bulan suci Ramadhan," ujar Sandiaga.

OK OCE Mart digagas oleh relawan Anies-Sandi sejak masa kampanye. Sejauh ini, sudah ada empat di seluruh Jakarta. Kepemilikannya secara bersama-sama oleh beberapa orang. Terakhir, Sandiaga meresmikan OK OCE Mart di Jalan Bangka XI Nomor 5, Mampang Prapatan pada Sabtu siang.

Baca juga: Prabowo: Banyak yang Enggak Suka Sama Saya, Emang Gue Pikirin

 

Kompas TV Partai Gerindra mengapresiasi usulan PKS yang mengajukan 9 nama calon wakil presiden pendapamping Prabowo Subianto.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Megapolitan
19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Megapolitan
Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Megapolitan
265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Megapolitan
KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

Megapolitan
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Megapolitan
Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Megapolitan
KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Tambah 198, Total 11.680 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 2 Juli: Tambah 198, Total 11.680 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pastikan Tak Ada Lagi Penggunaan Kantong Plastik, Pengelola Pasar Cibubur Sidak Pedagang

Pastikan Tak Ada Lagi Penggunaan Kantong Plastik, Pengelola Pasar Cibubur Sidak Pedagang

Megapolitan
Pengganti Plastik, Pihak Pasar Akan Sediakan Kantong dari Daun Singkong

Pengganti Plastik, Pihak Pasar Akan Sediakan Kantong dari Daun Singkong

Megapolitan
Oknum Marinir Mabuk Saat Tusuk Serda Saputra, Begini Kronologinya

Oknum Marinir Mabuk Saat Tusuk Serda Saputra, Begini Kronologinya

Megapolitan
Terdapat 32.000 Lulusan SD, Daya Tampung SMPN di Kota Tangerang Hanya 10.600

Terdapat 32.000 Lulusan SD, Daya Tampung SMPN di Kota Tangerang Hanya 10.600

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X