Pemprov DKI Sediakan Makanan Berbuka Puasa untuk 223 RW Saat Ramadhan - Kompas.com

Pemprov DKI Sediakan Makanan Berbuka Puasa untuk 223 RW Saat Ramadhan

Kompas.com - 15/05/2018, 11:45 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (14/5/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (14/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyediakan makanan berbuka puasa untuk warga kurang mampu selama bulan Ramadhan.

Pemprov DKI Jakarta menggandeng Dompet Dhuafa dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk melaksanakan buka puasa bersama itu satu bulan penuh.

"Kami merencanakan mengadakan buka puasa bagi warga kurang mampu di 223 RW yang masuk kategori kumuh, padat, miskin," ujar Gubernur DKI Anies Baswedan, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (15/5/2018).

Anies mengatakan, program ini juga akan melibatkan partisipasi masyarakat. Warga juga bisa melakukan donasi untuk membiayai buka puasa bersama ini.

Baca juga: Saya ke Tanah Abang Sebelum Puasa, kalau Datang Pas Puasa Empet-empetan

 

Warga setempat yang menerima program ini juga bisa membantu memasak makanannya.

"Intinya program ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dan memberi kesempatan seluasanya untuk warga ikut terlibat," ujar Anies.

Anies mengatakan, ini merupakan salah satu upaya menghilangkan masalah ketimpangan di Jakarta. Pada bulan Ramadhan, banyak restoran-restoran yang sudah penuh dipesan.

Baca juga: Anies Putuskan PNS DKI Pulang Pukul 14.00 WIB Selama Ramadhan

 

Di sisi lain, banyak masyarakat yang kekurangan makanan berbuka puasa.

"Kita tidak ingin ada warga yang merasakan lapar di Ibu Kota. Kita mulai sekarang di bulan puasa dengan menyiapkan buka puasa bagi semua, dan sekarang dimulai dari RW yang masuk kategori padat," kata Anies.

Adapun, Dompet Dhuafa dan ACT akan berbagi lokasi program ini. Dompet Dhuafa bertanggung jawab menyiapkan makanan berbuka di RW padat, kumuh, miskin yang ada di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur.

Sementara ACT bertanggung jawab di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X