Warga Keluhkan Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kalimalang

Kompas.com - 15/05/2018, 12:35 WIB
Rekayasa lalu lintas di jalan Kalimalang, dekat perumahan Galaxy, Kota Bekasi Kompas.com/Setyo AdiRekayasa lalu lintas di jalan Kalimalang, dekat perumahan Galaxy, Kota Bekasi

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang, tepatnya di depan Galaxy.

Warga yang datang dari arah Jakarta yang ingin berbelok ke Galaxy harus berputar di depan Al Azhar dan Dolphin serta Lagoon.

Rekayasa lalu lintas ini dilakukan terkait pembangunan Tol Becakayu.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Selasa (15/5/2018) pukul 09.00 WIB, kepadatan lalu lintas terjadi dari arah Jakarta menuju Bekasi.

Jaman (35), warga Duren Sawit, mengeluhkan kondisi lalu lintas beberapa hari terakhir.

"Belum semingguan kayaknya, saya biasa lewat sini jam segini lancar, jadi macet seperti ini. Mau cari jalan lain nanggung soalnya arahnya ke jalan Ahmad Yani Bekasi," ujar Jaman.

Baca juga: Kurangi Kemacetan, Polisi dan Dishub Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Duren Ciputat

Keluhan juga disampaikan pengendara motor, Misdi (24), warga Kranggan. Menurut dia, untuk ke arah Galaxy, pengendara harus memutar jauh ke arah Al Azhar dan jembatan Lagoon.

"Itu kalau pagi dan sore, macet sekali. Padahal biasanya saya tinggal belok kanan. Jalur selatan yang ke arah Jakarta juga tidak begitu lebar, ketemunya macet lagi," ucap Misdi.

Baik Misdi maupun Jaman berharap segera ditemukan solusi mengatasi kemacetan saat rekayasa lalu lintas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X