Tak Ditahan, Fachri Albar Diminta Tak Pakai Rompi Tahanan Saat Sidang

Kompas.com - 15/05/2018, 15:24 WIB
Artis peran Fachri Albar menjalani sidang perdana kasus dugaan penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIArtis peran Fachri Albar menjalani sidang perdana kasus dugaan penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Fachri Albar menjalani sidang perdana kasus penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sidang beragenda pembacaan dakwaan itu dimulai sekitar pukul 13.40 WIB.

Fachri memakai kemeja putih dibalut rompi tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berwarna merah.

Beberapa saat setelah sidang dibuka, Hakim Ketua Asiadi Sembiring menanyakan status tahanan Fachri. Fachri mengaku pernah ditahan sejak 14 Februari 2018.

Baca juga: Fachri Albar Perpanjang Masa Perawatan di RSKO Cibubur

Namun, Fachri kini tak lagi mendekam di dalam tahanan karena tengah menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur, sejak 26 Februari 2018.

"Minggu depan, kalau enggak ditahan, enggak usah pakai pakaian itu (rompi tahanan)," ujar Asiadi.

Saat menanyakan identitas Fachri, nada bicara Asiadi sempat meninggi karena suara Fachri terlalu pelan. Asiadi meminta Fachri meningkatkan volume suaranya.

Tak lama setelah itu, majelis hakim menunda sidang beberapa menit karena tim penasihat hukum Fachri belum melengkapi berkas sebagai penasihat hukum.

Jaksa penuntut umum baru membacakan dakwaan setelah sidang kembali dibuka.

Adapun Fachri ditangkap di kediamannya di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, pada 14 Februari 2018.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 0,8 gram sabu, 13 tablet dumolid, 1 butir calmlet, dan alat hisap sabu di salah satu kamar di rumahnya.

Fachri dijerat Pasal 112 subsider Pasal 111 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 4-12 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Klaim 83 Persen RT di Kota Bekasi Berstatus Zona Hijau Covid-19

Wali Kota Klaim 83 Persen RT di Kota Bekasi Berstatus Zona Hijau Covid-19

Megapolitan
Polisi Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas, Korban Diotopsi

Polisi Selidiki Kematian Pria yang Ditemukan Telungkup di Kali Sura Ciracas, Korban Diotopsi

Megapolitan
30 PKL yang Jualan di Trotoar Tanah Abang Ditertibkan, Gerobak Dagangan Diangkut Satpol PP

30 PKL yang Jualan di Trotoar Tanah Abang Ditertibkan, Gerobak Dagangan Diangkut Satpol PP

Megapolitan
Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Upaya RW 009 Kelurahan Grogol yang Berhasil Ubah Zona Merah Covid-19 Jadi Zona Hijau

Megapolitan
Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Jajaran Polres Jakpus Mulai Divaksin Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Pemkot Tangsel Bahas Teknis Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang

Megapolitan
Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Sudinhub Jakpus: Pesepeda Sudah Dibuatkan Jalur Permanen, Kok Tidak Dipakai?

Megapolitan
Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Ratusan Lansia di Pondok Kopi Divaksinasi Covid-19 di Permukiman Warga

Megapolitan
Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Ini yang Harus Disiapkan Sekolah di Depok jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Kembali Beroperasi, Restoran Milik Rizky Billar Dipantau Ketat Satpol PP

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Polisi Akan Periksa Rizky Billar Terkait Pembukaan Restoran yang Langgar Prokes

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Berlubang

Megapolitan
Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Asal Usul Manggarai, Pusat Perbudakan Perempuan di Batavia

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Anies Nonaktifkan Dirut Pembangunan Sarana Jaya yang Jadi Tersangka Korupsi

Megapolitan
Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Remaja Jatuh Saat Berusaha Kabur dari Razia Knalpot Bising di Monas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X