Jelang Ramadhan, Polisi Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba

Kompas.com - 16/05/2018, 11:25 WIB
Jajaran Polres Metro Bekasi Kota hancurkan barang bukti miras, oplosan dan narkoba, Rabu (16/5/2018) Kompas.com/Setyo AdiJajaran Polres Metro Bekasi Kota hancurkan barang bukti miras, oplosan dan narkoba, Rabu (16/5/2018)

BEKASI, KOMPAS.com - Jajaran Polres Metro Bekasi Kota melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti kasus narkotika dan minuman keras di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu (16/5/2018).

Sebanyak ribuan botol miras dan oplosan, serta sejumlah barang bukti narkoba dimusnahkan dalam kegiatan kali ini.

"Barang bukti yang ada saat ini merupakan hasil operasi April sampai Mei. Ini jadi bukti bahwa jajaran Polres Metro Bekasi Kota melakukan zero tolerance terhadap masalah miras dan narkotika," ucap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, dalam sambutannya, Rabu pagi.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Polisi Musnahkan 28.975 Liter Miras Sopi

Pada pemusnahan kali ini, sebanyak 5.743 botol minuman keras berbagai merek dan 400 botol miras oplosan dihancurkan dengan digilas alat berat silinder. Barang bukti dua kilogram ganja dibakar di dalam tong.

Untuk kasus narkobanya, Sat Resnarkoba Polres Metro Bekasi selama Januari sampai April 2018, telah mengungkap 113 kasus dengan total tersangka 129 orang.

Baca juga: Polisi Amankan Kakek Penjual Puluhan Botol Miras di Menteng

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Barang bukti yang berhasil disita antara lain 380,49 gram dan 3 batang pohon ganja, 65,2 gram shabu-shabu, ekstasi 50 butir, obat daftar G 10.359 butir, miras 9.000 botol, dan oplosan 400 botol.

"Ini juga jadi pesan sebelum bulan Ramadhan, kita musnahkan miras, harus zero di Bekasi. Semua elemen masyarakat mendukung," ucap Indarto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.