Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jembatan "Indiana Jones" di Srengseng Sawah Akan Dilengkapi Menara

Kompas.com - 16/05/2018, 14:47 WIB
Nursita Sari,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jembatan gantung yang dikenal dengan sebutan "Jembatan Indiana Jones" di RT 012 RW 002 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mulai dibangun versi permanennya pada 4 Mei 2018.

Di tembok salah satu sisi jembatan ditempel desain jembatan baru yang tengah dibangun. Dalam desain tersebut, salah satu ujung jembatan tampak menjulang. Bentuknya menyerupai kerucut.

Koordinator Proyek PT Sarana Anugerah Rekacipta, Fendry B, menyampaikan, bagian yang tinggi menjulang itu merupakan menara jembatan. PT Sarana Anugerah Rekacipta merupakan kontraktor pembangunan jembatan itu.

"Yang ada menaranya itu nanti di sini, di sisi Depok. Tinggi menaranya 9 meter," kata Fendry di lokasi pembangunan jembatan itu, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Pembangunan Jembatan Indiana Jones Jagakarsa Rampung Agustus

Dari menara tersebut akan dipasang kabel baja, lengkap dengan tiang penggantungnya, hingga ke ujung jembatan di sisi lainnya.

Kabel baja dan tiang penggantung itu akan menjadi penyangga dudukan alas jembatan yang juga terbuat baja.

"Jadi, konstruksi jembatan ini terdiri dari kabel baja plus penggantungnya dan lantai dari papan. Ada juga railing pengamannya (persis di samping jembatan), tingginya satu meter," kata Fendry.

Jembatan Indiana Jones itu ditargetkan rampung pada Agustus mendatang. Jembatan dikhususnya bagi pejalan kaki.

Progres pembangunan jembatan gantung di RT 012 RW 002 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, atau dikenal dengan jembatan Indiana Jones, Rabu (16/5/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Progres pembangunan jembatan gantung di RT 012 RW 002 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, atau dikenal dengan jembatan Indiana Jones, Rabu (16/5/2018).
Jembatan gantung tersebut menghubungkan RT 012 RW 002 Srengseng Sawah dengan Cimanggis, Depok.

Kedua wilayah itu dibelah Sungai Ciliwung. Tanpa ada jembatan itu, warga harus berputar melewati Jalan Akses UI dan Jalan Lenteng Agung untuk menyeberangi sungai.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 19 Juni 2024

Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 19 Juni 2024

Megapolitan
Heru Budi Ziarah ke Makam Pahlawan Jelang Ulang Tahun Kota Jakarta

Heru Budi Ziarah ke Makam Pahlawan Jelang Ulang Tahun Kota Jakarta

Megapolitan
Agar Kesejahteraan Meningkat, Warga Rusun Marunda Akan Diberdayakan di Bidang Tata Boga dan WO

Agar Kesejahteraan Meningkat, Warga Rusun Marunda Akan Diberdayakan di Bidang Tata Boga dan WO

Megapolitan
Dharma Pongrekun-Kun Wardana Sebut Tombol Unggah Data Hilang dari Silon Selama Puluhan Jam

Dharma Pongrekun-Kun Wardana Sebut Tombol Unggah Data Hilang dari Silon Selama Puluhan Jam

Megapolitan
Diisukan Ada Bentrokan Susulan Antarormas di Pasar Minggu, Polisi Perketat Penjagaan di Lokasi

Diisukan Ada Bentrokan Susulan Antarormas di Pasar Minggu, Polisi Perketat Penjagaan di Lokasi

Megapolitan
Dharma Pongrekun-Kun Wardana Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu Usai Tak Lolos Verifikasi Pilkada Jakarta

Dharma Pongrekun-Kun Wardana Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu Usai Tak Lolos Verifikasi Pilkada Jakarta

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 19 Juni 2024, dan Besok: Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 19 Juni 2024, dan Besok: Siang ini Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penjarahan Rusunawa Marunda Dilakukan Terang-terangan | Bebas PBB Hanya Berlaku bagi Satu Rumah di Bawah Rp 2 Miliar

[POPULER JABODETABEK] Penjarahan Rusunawa Marunda Dilakukan Terang-terangan | Bebas PBB Hanya Berlaku bagi Satu Rumah di Bawah Rp 2 Miliar

Megapolitan
Cerita Wastro, Pelukis di Glodok yang Puluhan Tahun Lukis Karikatur di Pinggir Jalan

Cerita Wastro, Pelukis di Glodok yang Puluhan Tahun Lukis Karikatur di Pinggir Jalan

Megapolitan
Dharma Pongrekun-Kun Wardana Tak Lolos Verifikasi Calon Independen Pilkada Jakarta

Dharma Pongrekun-Kun Wardana Tak Lolos Verifikasi Calon Independen Pilkada Jakarta

Megapolitan
Ibu Korban Ungkap Pembacokan di Pasar Minggu Terjadi Dini Hari, Picu Bentrokan Dua Ormas

Ibu Korban Ungkap Pembacokan di Pasar Minggu Terjadi Dini Hari, Picu Bentrokan Dua Ormas

Megapolitan
Polisi Kejar Pelaku Penjambretan di CFD Jakarta yang Tertangkap Kamera Fotografer

Polisi Kejar Pelaku Penjambretan di CFD Jakarta yang Tertangkap Kamera Fotografer

Megapolitan
Bentrok Dua Ormas di Pasar Minggu Diduga Berawal dari Pembacokan

Bentrok Dua Ormas di Pasar Minggu Diduga Berawal dari Pembacokan

Megapolitan
Satu Motor Warga Ringsek Diseruduk Sapi Kurban yang Mengamuk di Pasar Rebo

Satu Motor Warga Ringsek Diseruduk Sapi Kurban yang Mengamuk di Pasar Rebo

Megapolitan
Soal Wacana Duet Anies-Sandiaga pada Pilkada Jakarta 2024, Gerindra: Enggak Mungkinlah!

Soal Wacana Duet Anies-Sandiaga pada Pilkada Jakarta 2024, Gerindra: Enggak Mungkinlah!

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com