Bioskop Rakyat Akan Dibangun di 3 Pasar Tradisional di Jakarta

Kompas.com - 16/05/2018, 15:11 WIB
Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Sekatan, Senin (12/6/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Sekatan, Senin (12/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga pasar tradisional di Jakarta akan dilengkapi fasilitas bioskop rakyat untuk para pengunjungnya.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, tiga pasar yang akan dilengkapi bioskop rakyat adalah Pasar Teluk Gong, Pasar Metro Atom, dan Pasar Kenari.

"Sudah berjalan, lagi diproses. Sekarang sedang uji konstruksi mudah-mudahan setelah Lebaran kami mulai (launching)," kata Arief saat dihubungi Kompas.com, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Marcella dan Prilly Temui Sandiaga Bahas Pembangunan Bioskop Rakyat

Arief mengatakan, tiap pengelola akan mencari operator bioskop masing-masing. Bioskop tersebut akan menayangkan film-film Indonesia.

"Artinya bukan Pasar Jaya (operatornya), kerja sama dengan pihak ketiga. Tapi pihak ketiganya masing-masing pasar (yang menentukan)," ujarnya. 

Ia menambahkan, operator bioskop yang akan beroperasi bukan berasal dari perusahaan-perusahaan besar.

Baca juga: Ahok Ingin Gandeng Perusahaan Film untuk Bangun Bioskop Rakyat

"Enggak, enggak boleh dikuasai satu orang," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Arief mengatakan, program bioskop rakyat baik untuk mengangkat citra pasar tradisional.

Pasar yang selama ini terkesan kumuh bisa menyediakan hiburan yang terjangkau untuk warga.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Anggota BNN Gadungan Sekap Remaja atas Tuduhan Narkoba, Orangtua Diperas Rp 20 Juta

Empat Anggota BNN Gadungan Sekap Remaja atas Tuduhan Narkoba, Orangtua Diperas Rp 20 Juta

Megapolitan
Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Megapolitan
Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Megapolitan
Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Megapolitan
29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X