Antisipasi Teror, RT/RW di Jaksel Diminta Temui Pendatang yang Tak Lapor - Kompas.com

Antisipasi Teror, RT/RW di Jaksel Diminta Temui Pendatang yang Tak Lapor

Kompas.com - 16/05/2018, 18:59 WIB
Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi (kiri) dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi (kiri) dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) Tri Kurniadi meminta para ketua RT dan RW se-Jakarta Selatan menemui pendatang yang tidak melapor di lingkungan mereka.

Hal itu perlu dilakukan menyusul maraknya aksi teror yang terjadi di Indonesia beberapa hari terakhir ini.

"Kan sudah tahu kewajibannya, pendatang 1x24 jam harus lapor. Saya minta peran Pak RT, Pak RW, kalau mereka enggak lapor, tolong didatangi mereka. Jangan sampai sudah ada masalah, baru ribut," kata Tri di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Antisipasi Teror, Polri Akan Tingkatkan Pengamanan Asian Games 2018


Tri juga meminta RT, RW, dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan peran serta mereka dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan, kata Tri, akan terus melakukan operasi bina kependudukan (biduk) guna mengantisipasi berbagai aksi teror.

"Kami juga tentu akan melaksanakan operasi biduk di tempat-tempat tertentu, baik itu apartemen maupun kos-kosan," ujar Tri.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar meminta RT, RW, hingga kelompok sadar keamanan dan ketertiban masyarakat (pokdar kamtibmas) untuk melaporkan orang yang mencurigakan kepada polisi.

Polisi akan menyelidiki hingga menindak orang mencurigakan tersebut.

"Mari kita sama-sama sensus, mana yang warga kita, mana yang bukan. Kalau ada yang mecurigakan, informasikan. Tidak usah terang-terangan, informasikan ke kami saja. Kami punya kewajiban untuk melakukan penegakan hukum terhadap mereka," kata Indra.


Terkini Lainnya

Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Nasional
SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Regional
PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

Megapolitan
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Megapolitan
Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Internasional

Close Ads X