DPRD Sayangkan Rencana Gubernur DKI Lepas Saham PT Delta Djakarta - Kompas.com

DPRD Sayangkan Rencana Gubernur DKI Lepas Saham PT Delta Djakarta

Kompas.com - 16/05/2018, 19:53 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyayangkan rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual saham PT Delta Djakarta.

"Saya menyayangkan keputusan itu. Mengingat perusahaan tersebut telah memberikan dividen cukup besar setiap tahunnya dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Sayang sekali, ya, kalau sampai dilepas sahamnya," kata Prasetio saat dihubungi, Rabu (16/5/2018).

Prasetio juga mempertanyakan keyakinan Anies bahwa saham ini akan terjual.

Baca juga: Penjualan Saham Perusahaan Bir Direncanakan untuk Biayai Pembangunan DKI

Pasalnya, DPRD DKI belum memberikan "lampu hijau" penjualan saham. 

"Keputusan melepaskan saham itu harus dikaji terlebih dahulu dan juga harus melalui pembahasan di DPRD DKI," ujarnya. 

Sebelumnya, Anies mengumumkan rencana pelepasan saham PT Delta Djakarta pada Rabu petang.

Baca juga: Anies Umumkan Penjualan Saham Perusahaan Bir, Izin DPRD Belum Ada

Pelepasan saham perusahaan bir tersebut merupakan janji Anies dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkampanye pada Pilkada DKI 2017.

Pemprov DKI memiliki saham 26,25 persen di PT Delta Djakarta Tbk.

PT Delta Djakarta memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional.

Baca juga: DPRD Imbau Anies-Sandiaga Tak Lepas Saham DKI dari Perusahaan Bir

DKI sudah menanam saham di perusahaan itu sejak 1970. Rata-rata, PT Delta menyumbang keuntungan Rp 38 miliar setiap tahunnya.


Komentar
Close Ads X