Polda Metro Jaya Imbau Warga Tak Sahur "On the Road" Selama Ramadhan - Kompas.com

Polda Metro Jaya Imbau Warga Tak Sahur "On the Road" Selama Ramadhan

Kompas.com - 17/05/2018, 12:34 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengimbau masyarakat tak melakukan kegiatan sahur on the road selama bulan Ramadhan.

"Untuk menjaga ketertiban, kami imbau masyarakat tak melakukan kegiatan sahur on the road selama bulan Ramadhan," ujar Argo ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (17/5/2018).

Baca juga: Sahur on The Road Dilarang di Kota Bekasi

Polda Metro Jaya juga mengimbau warga tak melakukan kegiatan lain yang dapat menganggu ketertiban dan merugikan orang lain, seperti balapan motor, merusak fasilitas umum, atau tawuran.


Hal yang sama disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Ia menilai, kegiatan sahur on the road dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

"Kami juga imbau jangan lagi ada sahur on the road yang konvoi-konvoi. Itu mengganggu ketertiban masyarakat," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).

Baca juga: Kalau Bisa Jangan Ada Sahur on the Road, karena Masalahnya di Situ...

Menurut Sandiaga, jika ingin menyumbang makanan sahur bagi kaum duafa, masyarakat sebaiknya menyumbang lewat tempat ibadah dan badan amal.


Terkini Lainnya

Para Politisi dan Praktisi Media di Balik Persiapan Debat Jokowi-Ma'ruf

Para Politisi dan Praktisi Media di Balik Persiapan Debat Jokowi-Ma'ruf

Nasional
AS dan Inggris Gelar Latihan Gabungan di Laut China Selatan

AS dan Inggris Gelar Latihan Gabungan di Laut China Selatan

Internasional
Gagal Raih Adipura, Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Siap Mundur

Gagal Raih Adipura, Kadis Lingkungan Hidup Kota Bekasi Siap Mundur

Megapolitan
Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Andalkan Data Warga Miskin dari Dinsos, Bekasi Dukung PPDB Tanpa SKTM

Megapolitan
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus di Pamulang Diduga Korban Penganiayaan

Megapolitan
KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

KPI Akan Panggil Stasiun TV yang Siarkan Visi Misi Jokowi dan Pidato Prabowo

Nasional
Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

Nasional
SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional

Close Ads X