Jawab Prasetio, Sandiaga Sebut DKI Akan Dapat Rp 1 Triliun jika Lepas Saham Perusahaan Bir - Kompas.com

Jawab Prasetio, Sandiaga Sebut DKI Akan Dapat Rp 1 Triliun jika Lepas Saham Perusahaan Bir

Kompas.com - 17/05/2018, 14:18 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (17/5/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (17/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan tentang keuntungan yang diterima Pemprov DKI jika melepas saham PT Delta Djakarta.

Keuntungan ini lebih besar daripada mempertahankan saham dan mengandalkan dividen perusahaan bir PT Delta Djakarta.

"Saya ingin jelaskan bahwa dividen yang diterima terakhir sekitar Rp 38 miliar, sedangkan nilai yang saya bidik dengan tim di atas Rp 1 triliun," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Baca juga: DPRD Sayangkan Rencana Gubernur DKI Lepas Saham PT Delta Djakarta


Hal ini sekaligus untuk menjawab kritikan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tentang pelepasan saham PT Delta Djakarta.

Prasetio menyayangkan hal itu karena dividen yang didapat Pemprov DKI dari PT Delta cukup besar.

Sandiaga mengatakan, jika 25 persen saham Pemprov DKI Jakarta dijual, maka akan mendapatkan pendapatan lebih dari Rp 1 triliun.

Baca juga: Sandiaga Beberkan Alasan Tak Tunjuk PNS Jadi Komisaris Utama di PT Delta Djakarta

Bir San Miguel Cerveza Negra produksi PT Delta Djakarta Tbk. Josephus Primus Bir San Miguel Cerveza Negra produksi PT Delta Djakarta Tbk.
Menurutnya hal ini lebih untung daripada hanya mengharapkan dividen senilai Rp 38 miliar setiap tahun.

Ia mengatakan, perlu waktu puluhan tahun agar nilai dividen PT Delta Djakarta menyamai hasil penjualan saham tahun ini.

"Perlu waktu sekitar 50 tahun untuk kita mencapai angka Rp 1 triliun," katanya. 

Baca juga: Wakil Kadin DKI Jadi Komisaris PT Delta, DPRD Nilai Seharusnya PNS DKI yang Ditunjuk

Angka Rp 1 triliun itu bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat.

Sandiaga mengatakan, 60 gedung sekolah bisa dibangun dengan uang Rp 1 triliun itu.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017).
Pemprov DKI juga bisa membangun banyak skybridge menggunakan uang itu. Oleh karena itu, dia menilai keuntungannya lebih besar daripada harus mengharapkan dividen.

Baca juga: DKI Tunjuk Wakil Ketua Kadin DKI Jadi Komisaris Utama PT Delta

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyayangkan rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual saham PT Delta Djakarta. 

"Saya menyayangkan keputusan itu. Mengingat perusahaan tersebut telah memberikan dividen cukup besar setiap tahunnya dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Sayang sekali, ya, kalau sampai dilepas sahamnya," kata Prasetio.


Terkini Lainnya

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

Nasional
Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

Megapolitan
KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

Nasional
Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

Megapolitan
Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

Internasional
Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

Nasional
Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

Regional
PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

Megapolitan
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

Megapolitan
Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

Internasional
Pria Bersenjata 'Cutter' Panik Dipergoki Pemilik Rumah Saat Mencuri

Pria Bersenjata "Cutter" Panik Dipergoki Pemilik Rumah Saat Mencuri

Megapolitan

Close Ads X