Pesan Berantai Makanan yang Dipesan via Go-Food Diracun Hoaks - Kompas.com

Pesan Berantai Makanan yang Dipesan via Go-Food Diracun Hoaks

Kompas.com - 17/05/2018, 14:29 WIB
Manajemen Go-Jek, melalui akun Twitter-nya, @gojekindonesia, menyatakan pesan berantai bahwa makanan yang diorder via Go-Food diracun adalah hoaks.Twitter @gojekindonesia Manajemen Go-Jek, melalui akun Twitter-nya, @gojekindonesia, menyatakan pesan berantai bahwa makanan yang diorder via Go-Food diracun adalah hoaks.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesan berantai via grup percakapan Whatsapp yang menyebutkan bahwa makanan yang dipesan melalui salah satu layanan Go-jek, Go-Food, diracun tidak benar.

Konfirmasi mengenai tidak benarnya informasi ini disampaikan pihak Go-Jek Indonesia melalui akun Twitter resminya, @gojekindonesia

Pihak Go-Jek mengecam penyebaran informasi hoaks itu.

Baca juga: Pesan Berantai Nomor Telepon Densus 88 Hoaks

"Go-Jek Indonesia mengecam tindakan penyebaran hoax seputar layanan kami karena sangat merugikan mitra UMKM dan driver yang jujur dan bekerja keras," demikian bunyi twit @gojekindonesia.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto juga menyatakan bahwa pesan ini hoaks.

"Hoax itu!" kata Setyo, seperti dikutip dari tribunnews.com. 

Kompas TV Nukman beranggapan, konten yang mencerahkan harus lebih masif dibanding konten negatif.


Komentar

Close Ads X